TRIBUNPAPUABARAT.COM, TELUK BINTUNI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Teluk Bintuni memberikan apresiasi kepada seorang Bidan bernama Titi Junianti atas dedikasi dan keberaniannya dalam mengantar pasien dari wilayah pesisir menuju fasilitas kesehatan di Bintuni.
Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Teluk Bintuni, dr. Johannes D Risamasu, menyampaikan penghargaan dengan mengganti telepon genggam milik Bidan Titi yang rusak akibat terkena air laut selama perjalanan.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bidan Titi. Luar biasa perjuangannya mengantar pasien sampai harus mempertaruhkan nyawa, hingga akhirnya pasien bisa tiba dengan selamat di Bintuni,” ujar dr. Johannes, Jumat (28/8/2026).
Perjalanan yang ditempuh Bidan Titi memakan waktu sekitar 10 jam di tengah ombak besar, Jumat (28/8/2026).
Meski menghadapi berbagai risiko, termasuk kerusakan telepon genggam, ia tetap berkomitmen memastikan pasien yang didampinginya tiba dengan selamat.
Baca juga: Bidan Titi Junianti, Pejuang Kesehatan yang Terobos Badai Laut Bintuni Demi Nyawa Pasien
Menurut dr. Johannes, kisah Titi hanyalah satu dari sekian banyak pengabdian tenaga kesehatan di Teluk Bintuni.
Ia menegaskan bahwa masih banyak tenaga kesehatan di Puskesmas dan Pustu yang menghadapi tantangan serupa dalam melayani masyarakat di wilayah sulit dijangkau.
“Di seluruh Puskesmas, masih banyak Bidan Titi lainnya yang melakukan hal serupa. Saya berharap tenaga kesehatan tetap memberikan yang terbaik dalam melayani masyarakat dan pasien di Kabupaten Teluk Bintuni,” lanjutnya.
Perjuangan Bidan Titi menjadi bukti nyata bahwa pengabdian tenaga kesehatan bukan sekadar menjalankan tugas medis, melainkan juga membutuhkan keberanian, ketulusan, dan kesiapan menghadapi risiko demi keselamatan pasien.
Di tengah keterbatasan akses dan tantangan geografis, kisah seperti ini menegaskan bahwa keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama bagi tenaga kesehatan di Teluk Bintuni.