Bupati Pimpin RUPSLB Tentukan Plt. Dirut dan Dirkeu PT Selaparang Finansial Lombok Timur
Wahyu Widiyantoro August 28, 2026 08:06 PM

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Masa jabatan Direktur Utama dan Direktur Keuangan PT Selaparang Finansial Lombok Timur resmi berakhir. 

Untuk memastikan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di BUMD tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat (28/8/2026).

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, mengungkap agenda RUPSLB berupa pergantian jabatan Direktur Utama dan salah satu direktur lainnya, sekaligus mengumumkan nama Pelaksana Tugas (Plt.) yang akan mulai aktif pada Sabtu (29/8/2026) besok.

Iron sapaan akrabnya menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan. 

Ia berharap para pejabat yang purna tugas dapat memberikan arahan dan nasihat kepada penggantinya, sehingga PT Selaparang Finansial mampu terus berkembang menjadi lebih baik.

Salah satu poin penting yang disoroti Bupati adalah tingginya angka Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi perusahaan plat merah tersebut. 

Iron meminta Plt. yang baru untuk bekerja lebih optimal dan disiplin dalam menekan angka kredit macet.

Baca juga: PD Agro Selaparang Lombok Timur Catat Pertumbuhan Laba 34,58 Persen

"Jadi upaya kita hari ini, terutama Direktur yang akan menjadi Plt., kita berharap agar tugas-tugas rutin menjadi perhatian khusus, menjadi pekerjaan yang lebih efektif, lebih disiplin. Dan semua petugas-petugas lainnya mendukung. Sehingga kesehatan dari Selaparang Finansial dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa lebih sehat," katanya.

Iron juga menekankan perlunya dukungan dari berbagai pihak terkait untuk bersama-sama memikirkan strategi terbaik demi menyehatkan keuangan PT Selaparang Finansial.

Di sisi lain, atas nama Pemerintah Daerah dan pemegang saham utama, Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada Direktur Utama dan Direktur Keuangan yang purna tugas. 

Keduanya dinilai berhasil membawa BUMD tersebut memberikan kontribusi deviden kepada Pemerintah Daerah, salah satunya dengan menyetorkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 2,3 miliar.

"Terima kasih. Mudah-mudahan selepas dari jabatan di Selaparang Finansial ini, bisa lebih tenang, mendapatkan situasi yang bagus dalam membina kehidupan lebih baik dengan keluarga," tutup Iron.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Selaparang Finansial yang purna tugas, Iva Nuril Solihani, membagikan pengalamannya selama 25 tahun mengabdi di perusahaan tersebut. 

Ia mengakui banyak suka dan duka yang telah dilalui selama mengemban amanah.

"Tentu tidak mudah mengemban amanah jabatan. Akan tetapi ini saatnya kami berpamitan kepada Bupati dan semua jajaran yang telah membantu kami dalam memaksimalkan pekerjaan kami di PT. Selaparang Finansial. Untuk itu kami berharap selanjutnya PT. Selaparang Finansial ini menjadi lebih baik lagi," ungkap Iva.

Iva juga menyampaikan bahwa selama kepemimpinannya, dividen dan hutang pajak perusahaan saat ini telah dilunasi. 

Ia berpesan kepada direktur selanjutnya untuk fokus pada penyelesaian permasalahan yang ada, terutama penurunan angka NPL.

"Saat ini Alhamdulillah, dividen dan hutang pajak saat ini telah dilunasi. Selanjutnya diharapkan fokus pada penyelesaian permasalahan yang ada yakni penurunan NPL," pungkasnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.