Pegadaian dan UNSA Resmi Jalin Kerja Sama Strategis, Gelar Talkshow Edukasi Keuangan Syariah
Rifatun Nadhiroh August 28, 2026 09:28 PM

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - PT Pegadaian (Persero) dan Universitas Surakarta (UNSA) resmi menjalin kemitraan strategis yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Perjanjian Kerja Sama (MoA), dan Kesepakatan Implementasi (IA) pada Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang dirangkai dengan Talkshow “Gerbang Emas: Gerakan Bangkitkan Ekonomi Syariah” tersebut bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan sivitas akademika Universitas Surakarta.

Acara yang berlangsung di Kampus UNSA itu dibuka dengan sambutan Rektor Universitas Surakarta, Dr. Arya Surendra, M.M., serta Deputy Bisnis Area Surakarta PT Pegadaian, Anas Sulistyo.

Baca juga: PT Pegadaian Adakan Lagi Program Loyalitas Badai Emas Pegadaian 2025 untuk Para Nasabah Setia!

Dalam sambutannya, Rektor UNSA menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara UNSA dan Pegadaian.

“Kami menyambut baik sinergi antara UNSA dan Pegadaian melalui Gerakan Bangkitkan Ekonomi Syariah ini. Kerja sama ini kami harapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan MoU, MoA, dan IA, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program yang konkret dan memberikan manfaat bagi mahasiswa, sivitas akademika, serta masyarakat,” kata Arya Surendra.

Menurut Arya, kolaborasi tersebut menjadi langkah positif bagi UNSA untuk turut berperan dalam ekosistem yang mendorong literasi, inklusi, dan penguatan ekonomi syariah.

Terlebih, ekonomi syariah memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan melalui inovasi, kewirausahaan, dan pemberdayaan generasi muda.

“Kami berharap kolaborasi dengan Pegadaian dapat membuka semakin banyak ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari dunia industri, mengembangkan kompetensi dan jiwa kewirausahaan, sekaligus melahirkan program-program produktif yang memiliki dampak ekonomi dan sosial. Semoga kerja sama ini menjadi langkah awal dari kemitraan yang berkelanjutan, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi serta masyarakat,” ujarnya.

PT Pegadaian (Persero) dan Universitas Surakarta (UNSA) resmi menjalin kemitraan strategis yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Perjanjian Kerja Sama (MoA), dan Kesepakatan Implementasi (IA) pada Kamis
(27/8/2026).
PT Pegadaian (Persero) dan Universitas Surakarta (UNSA) resmi menjalin kemitraan strategis yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Perjanjian Kerja Sama (MoA), dan Kesepakatan Implementasi (IA) pada Kamis (27/8/2026). (Dok. Istimewa/Dok. Istimewa)

Sementara itu, Anas Sulistyo menekankan komitmen Pegadaian dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memiliki pemahaman finansial yang baik.

“Melalui sinergi dengan UNSA, kami ingin memperluas jangkauan edukasi mengenai produk-produk investasi, khususnya Tabungan Emas, yang merupakan instrumen investasi jangka panjang dan aman bagi generasi muda,” ungkapnya.

Fokus pada Edukasi dan Integritas

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh sejumlah narasumber.

Narasumber eksternal, Gus Minging D.S., Psi., MBA., Psikolog, menyampaikan materi bertajuk “Pentingnya Berinvestasi”.

 Materi tersebut memberikan pemahaman mendasar mengenai pengelolaan keuangan serta pentingnya memulai investasi sejak dini.

Materi utama mengenai “Gerbang Emas (Gerakan Bangkitkan Ekonomi Syariah)” disampaikan oleh Pemimpin Cabang Pegadaian Purwotomo, Herdina Sarah Swastika, S.E. Dalam paparannya, ia mengulas berbagai produk dan layanan Pegadaian Syariah yang mengedepankan prinsip transparansi dan kebermanfaatan, serta menjelaskan bagaimana masyarakat dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan.

Sesi lainnya yang tidak kalah penting adalah Penyuluhan Anti Korupsi (PAKSI) yang disampaikan oleh Kepala Audit Intern PT Pegadaian Kantor Wilayah XI Semarang, Basuki Dwijosaputro, S.P., CRA, PIA, CFrA, QIA, CRP.

Materi tersebut menegaskan komitmen Pegadaian dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) serta kebijakan Zero Tolerance terhadap segala bentuk kecurangan.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya pemberantasan korupsi yang didorong oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Acara yang dimoderatori oleh Kepala Biro Kerja Sama UNSA, Erna Wati, S.H., LL.M., berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga menyiapkan gimmick bagi peserta yang aktif mengajukan pertanyaan.

Kolaborasi antara Pegadaian dan UNSA merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pegadaian dalam mendorong budaya literasi keuangan syariah di lingkungan pendidikan.

Kerja sama ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang cerdas secara finansial, mandiri, serta memiliki integritas.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.