PROJEK-D Vol.5 Beri Panggung untuk Talenta Lokal dan Hadirkan Panggung Baru Khusus Komedi
Rifatun Nadhiroh August 28, 2026 09:28 PM

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sebagai bagian dari komitmen untuk terus membuka ruang bagi talenta lokal, PROJEK-D secara konsisten memberikan kesempatan kepada musisi-musisi lokal untuk tampil sekaligus memperkenalkan karya mereka di panggung PROJEK-D.

 Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui CEKSON, program tahunan PROJEK-D yang menjadi wadah pencarian talenta musik baru dan orisinal dari Jawa Tengah.

Tahun ini, kesempatan tersebut diraih oleh Mess in Balance, grup musik asal Surakarta yang mengusung genre rock and roll. Mess in Balance resmi terpilih sebagai pemenang CEKSON tahun ini dan dipastikan akan tampil di PROJEK-D Vol.5, melanjutkan kesuksesan band pemenang pada periode sebelumnya.

Tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk tampil di panggung PROJEK-D, Mess in Balance juga memperoleh bentuk apresiasi lainnya berupa dukungan dalam pembuatan merchandise kolaborasi eksklusif bersama PROJEK-D.

Merchandise tersebut nantinya akan dihadirkan di PROJEK-D Vol.5.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya PROJEK-D untuk mendukung perkembangan karya sekaligus identitas kreatif para musisi lokal baru.

Project Manager PROJEK-D Vol.5, Data Pratama, menyampaikan:

“Melalui program-program pendukung menuju PROJEK-D Vol.5 seperti CEKSON dan Kelas Musik x Dengar Kota, kami ingin turut mendukung perkembangan ekosistem musik lokal,"

"Melalui CEKSON, kami ingin memberikan kesempatan bagi talenta baru untuk mendapatkan panggung dan memperkenalkan karya-karya mereka kepada audiens yang lebih luas. Sementara melalui Kelas Musik x Dengar Kota, kami menghadirkan ruang diskusi untuk memperluas jejaring, dengan membawa dan memberikan wawasan praktis bagi para musisi lokal, serta menghadirkan pengalaman festival musik yang lebih dekat dan bermakna.”

Menanggapi kemenangannya di CEKSON PROJEK-D Vol.5, Mess in Balance mengungkapkan rasa bangga sekaligus mulai mempersiapkan diri menuju penampilan mereka di PROJEK-D Vol.5.

Baca juga: Projek-D Vol.5 Hadir Dengan 4 Panggung dalam Sehari! Hindia, .Feast & 510 Ramaikan Lineup Tahun Ini

“Awalnya kami tidak punya ekspektasi apa pun untuk submit di CEKSON karena melihat animo yang submit juga tinggi. Ternyata, rezekinya tahun ini ada di kami. Untuk persiapan, setelah mendapat kabar bahwa kami lolos, yang pasti langsung mengosongkan jadwal masing-masing,"

"Tantangan kami saat ini adalah berada di kota-kota yang berbeda, ada yang di Jakarta, Salatiga, Lombok, dan Solo. Setelah itu, kami latihan secara virtual karena ada sesuatu yang spesial yang akan kami tampilkan nanti di PROJEK-D.”

Kolaborasi Kelas Musik x Dengar Kota Awali Rangkaian dari Pekalongan Menuju Tiga Kota Lainnya

Salah satu rangkaian menuju PROJEK-D Vol.5 tahun ini menghadirkan program pendukung melalui kolaborasi Kelas Musik x Dengar Kota yang memadukan ruang diskusi dengan seri pertunjukan musik.

Program ini dirancang untuk mempertemukan musisi, komunitas, dan penikmat musik, sekaligus menghadirkan ruang diskusi mengenai pengetahuan serta proses kreatif di dalam ekosistem musik.

Rangkaian perdana Kelas Musik x Dengar Kota telah resmi digelar di Pekalongan pada 26 Juli 2026. Mengusung tema “Album Kelar, Terus Gimana?”, diskusi tersebut membahas secara mendalam proses pembuatan sebuah album, mulai dari dapur rekaman hingga sampai ke telinga para pendengar.

Diskusi menghadirkan The Kick dan Barmy Blokes yang berbagi pengalaman serta perspektif mereka dalam proses kreatif bermusik.

Tidak hanya menghadirkan diskusi, rangkaian tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan Dirty Voice, Barmy Blokes, dan Catzy, sebelum ditutup oleh The Kick.

Setelah Pekalongan, rangkaian Kelas Musik x Dengar Kota akan melanjutkan perjalanan ke tiga kota lainnya, yaitu Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Setiap kota akan menghadirkan tema diskusi serta penampil penutup yang berbeda.

Baca juga: PROJEK-D VOL. 4 Satukan Penonton Melalui Harmoni Musik Musisi Tanah Air 

Satu Bulan Menuju PROJEK-D Vol.5, Sajikan Ragam Musik hingga Panggung Spesial Komedi di De Tjolomadoe

Satu bulan menuju perhelatan festival musik tahunan, PROJEK-D Vol.5 siap kembali hadir di De Tjolomadoe, Karanganyar, pada 5 September 2026.

Mengusung tema “Sehidup Separty”, festival musik ini akan menghadirkan beragam genre musik selama satu hari penuh di empat panggung berbeda.

Hingga saat ini, total 14 penampil telah dipastikan akan meramaikan PROJEK-D Vol.5. Sederet nama besar telah dipersiapkan untuk mengisi perhelatan PROJEK-D di tahun kelima ini, di antaranya The Jeblogs yang akan membawakan Showcase Set “Sambutlah di PROJEK-D”, FSTVLST, Nadhif Basalamah, LIPS!!, Det-Plag Lust, Alkateri, 510, .Feast, Hindia, Moluccan Soul, Poris, hingga Rumah Sakit.

Tidak hanya itu, panggung PROJEK-D juga akan diwarnai penampilan spesial dari Down For Life yang akan tampil dalam kolaborasi kejutan bersama mystery guest.

Menambah daya tarik baru pada penyelenggaraan tahun ini, PROJEK-D turut mengumumkan GUYONLAAAH sebagai program baru yang akan hadir di PROJEK-D Vol.5.

 Berkolaborasi dengan Stand Up Indo Solo, GUYONLAAAH akan menghadirkan komedi segar di sela-sela festival musik dengan skala yang lebih masif.

Membawa enam komika berbakat, salah satunya Coki Anwar, GUYONLAAAH akan hadir di satu panggung khusus yang berada di area PROJEK-D Vol.5. Kehadiran panggung baru ini diharapkan dapat memberikan pengalaman festival yang lebih beragam bagi para penonton.

“Satu bulan menuju penyelenggaraan PROJEK-D Vol.5, sejauh ini seluruh persiapan terus kami matangkan untuk memastikan semua rangkaian acara berjalan dengan baik. Tahun ini kami juga menghadirkan kejutan berupa panggung baru khusus komedi yang kami harapkan dapat menambah ragam penampilan sekaligus semakin memaksimalkan pengalaman penonton PROJEK-D yang hadir di tahun ini,” ucap Data Pratama, Project Manager PROJEK-D.

BATIK dan Suara Musik Buka Ruang Kreativitas bagi Jurnalis dan Penulis Muda

Tidak hanya menghadirkan beragam program yang berfokus pada bidang musik, PROJEK-D juga konsisten memberikan ruang kreativitas melalui karya penulisan. Komitmen ini diwujudkan melalui dua program pendukung, yaitu Suara Musik dan BATIK (Lomba Karya Jurnalistik), yang masing-masing memberikan ruang bagi jurnalis aktif dan penulis muda untuk menuangkan perspektif serta cerita mereka mengenai ekosistem musik.

Sementara itu, Suara Musik hadir sebagai program baru berupa kompetisi penulisan bagi generasi muda untuk mengeksplorasi ekosistem musik dari sudut pandang pribadi mereka. Kehadiran program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya talenta-talenta baru di bidang penulisan.

Tiket PROJEK-D Vol.5

Penjualan tiket PROJEK-D Vol.5 telah dibuka dan dapat dibeli melalui website resmi dyandratiket.com. Selama masa penjualan pre-sale, tiket daily pass dibanderol dengan harga Rp130.000.

Informasi lebih lanjut mengenai PROJEK-D Vol.5 dapat diakses melalui website resmi projekdfestival.com serta akun media sosial Instagram dan TikTok @projek__D.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.