Harga Karet Tembus Rp42 Ribu, Apkarindo Minta Petani Jaga Kualitas Bokar
Moch Krisna August 28, 2026 09:32 PM

 

 

 

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Harga karet di pasar internasional SGX–Sicom hari ini, Jumat (28/8/2026), kembali menembus level harga tertinggi baru, yakni Rp42 ribu.

Harga ini naik dibandingkan kemarin yang masih bertengger di harga Rp41 ribu per kg.

Harga karet KKK 100 persen tercatat mencapai Rp42.238 per kilogram, naik Rp583 per kilogram dibandingkan harga pada Kamis (27/8/2026) yang berada di level Rp41.655 per kilogram.

Sekjen Apkarindo Sumsel, H. Rudi Arpian, mengatakan bahwa kenaikan tersebut dipengaruhi oleh harga karet yang naik dan dibarengi pula oleh naiknya harga jual karet itu sendiri.

Harga karet Sicom hari ini naik dari 236,3 menjadi 239,0 US Cent per kilogram, dan kurs rupiah juga naik dari Rp17.628 menjadi Rp17.673 per dolar AS.

Jika dibandingkan sepanjang pekan, harga karet KKK 100 persen bergerak dari Rp40.992 per kilogram pada Senin (24/8/2026) menjadi Rp42.238 per kilogram pada Jumat.

"Sepekan ini harga karet mengalami penguatan sebesar Rp1.246 per kilogram," ujar Rudi.

Sekjen APKARINDO Sumsel, H. Rudi Arpian, menyebut penguatan harga hingga penutupan pekan menunjukkan momentum positif pasar karet.

"Harga yang kini berada jauh di atas level Rp40 ribu per kilogram memberikan peluang penguatan lanjutan apabila tren SICOM tetap mendukung. Namun, kualitas bahan olah karet (bokar) tetap harus terus diperhatikan," ujar Rudi agar petani dapat memperoleh harga jual yang optimal.

Daftar harga Kadar Karet Kering (KKK), Jumat (28/8/2026):

  • KKK 100 persen: Rp42.238 per kilogram
  • KKK 70 persen: Rp29.567 per kilogram
  • KKK 60 persen: Rp25.343 per kilogram
  • KKK 50 persen: Rp21.119 per kilogram
  • KKK 40 persen: Rp16.895 per kilogram
  • KKK 30 persen: Rp12.671 per kilogram

Harga tersebut belum dipotong biaya produksi.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.