Semarak Maulid Nabi di Yayasan Multazam Masangan, Jemaah Dapat Doorprize dan Uang
Rendy Nicko Ramandha August 29, 2026 02:57 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Multazam Masangan berlangsung semarak, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang dirangkai dengan pengajian rutin Rabu Kliwon tersebut diikuti jemaah dengan penuh khidmat.

Pengajian menghadirkan KH Badrus Shofi sebagai penceramah. 

Selain mendapatkan tausiah keagamaan, jemaah yang hadir juga mendapat kesempatan memperoleh berbagai doorprize dan uang.

Baca juga: Mas Rusdi Raih Pemimpin Daerah Awards 2026 karena Tingkatkan Kemudahan Layanan Kesehatan di Pasuruan

Pengasuh Yayasan Multazam Masangan HM Tauchid mengatakan, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan sekaligus meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, keteladanan Rasulullah penting untuk terus dikenalkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Nilai-nilai seperti kejujuran, kepedulian, kesabaran dan menjaga hubungan baik dengan sesama menjadi bagian dari ajaran yang dapat diwariskan melalui kegiatan keagamaan.

“Maulid Nabi ini menjadi momentum untuk kita bersama-sama mengenang dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Mudah-mudahan apa yang disampaikan dalam pengajian bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Yayasan Multazam Masangan menjaga tradisi pengajian rutin di tengah masyarakat. 

Pertemuan Rabu Kliwon tidak hanya menjadi tempat menambah wawasan keagamaan, tetapi sekaligus ruang untuk mempererat silaturahmi antarjemaah.

Suasana pengajian semakin semarak dengan pembagian doorprize. 

Sejumlah hadiah disiapkan untuk jemaah yang hadir, termasuk pemberian uang sebagai bentuk apresiasi.

Baca juga: Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, Pemkab Pasuruan Tambah Pagar dan Identitas Wisata Segoropuro

Pembagian hadiah tersebut mendapat sambutan antusias dari jemaah. Meski berlangsung meriah, rangkaian kegiatan tetap berjalan dalam suasana religius dan kekeluargaan.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak hanya penting untuk meningkatkan pemahaman agama, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Peringatan Maulid Nabi di Yayasan Multazam Masangan pun menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat meneladani Rasulullah SAW. 

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.