TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Persib Bandung bersiap melakoni laga krusial dalam babak play-off AFC Champions League Two (ACL-2) menghadapi wakil Filipina, Manila Digger, di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026).
Laga penentu menuju fase grup maut ini menjadi ujian berat bagi Pangeran Biru. Meski menyandang status tuan rumah, Persib harus tampil tanpa dukungan penuh Bobotoh di stadion akibat sanksi dari komisi disiplin buntut insiden laga kontra Ratchaburi FC musim lalu.
Menatap duel hidup-mati tersebut, kesiapan penuh ditunjukkan skuad asuhan Igor Tolic. Sesi latihan intensif terus dipacu di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) setelah Maung Bandung sukses memboyong trofi pramusim Dewata Challenge Series 2026 di Bali.
Baca juga: Mariano Peralta Siap Bawa Persib Bandung Lolos ke Fase Grup ACL-2
Kiper andalan Persib, Teja Paku Alam, menegaskan kesiapannya mengawal lini belakang Maung Bandung. Pemain bernomor punggung 14 ini menyebut persiapan tim berjalan maksimal dalam 10 hari terakhir.
"Ya, kita menjalani sesi latihan selama 10 hari ini berjalan dengan baik, dan intensitas dari latihan juga sangat bagus," kata Teja usai latihan di Lapangan Pendamping Stadion GBLA, Jumat (28/8/2026).
Meski musim lalu Persib sempat menundukkan Manila Digger dengan skor 2-1 di ajang yang sama, Teja enggan menganggap remeh lawan. Menurutnya, pergerakan cepat dan serangan balik Manila Digger wajib diwaspadai.
"Mereka tim yang bagus, punya fisik yang cepat-cepat, ya harus kita waspadai juga itu sih. Counter attack mereka juga bagus, itu yang diperlihatkan Coach Igor di meeting video," ujar Teja.
Baca juga: Tak Masuk Tim, Ramon Tanque Tetap Tekun Latihan Bareng Pemain Persib Bandung
Senada dengan Teja, pemain anyar idola baru Bobotoh, Mariano Peralta, menyadari betul pentingnya laga hidup-mati ini. Pemilik nomor punggung 10 asal Brasil tersebut menilai Manila Digger akan tampil habis-habisan demi mengamankan tiket ke fase grup.
"Kami tahu pertandingan ini sangat penting dan akan sangat sulit. Mereka punya kesempatan untuk lolos, jadi siapa pun pemenang di laga nanti dialah yang berhak melaju," ujar Peralta.
Jika berhasil menyingkirkan Manila Digger, Persib dipastikan menempati Grup E ACL-2 dan bakal bertarung melawan klub-klub raksasa Asia seperti FC Seoul (Korea Selatan), Melbourne Victory (Australia), hingga The Cong-Viettel (Vietnam).
Sinyal optimistis juga disampaikan manajemen klub. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa seluruh jajaran tim kini hanya fokus pada satu target: mengamankan kemenangan di kualifikasi.
"Dari Grup A sampai H semuanya tim bagus, kita tidak bisa memilih grup. Lawan siapa pun kita harus menang dulu supaya lolos kualifikasi. Yang paling penting, kita lolos dulu di pertandingan tanggal 31," tegas Adhitia.
Amunisi Maung Bandung kian solid menjelang laga penentuan ini. Pemain diaspora Sandy Walsh sudah melakoni latihan penuh bersama tim utama, berkolaborasi dengan pemain nasional lainnya seperti Ragnar Oeratmangun, Thom Haye, dan Eliano Reijnders. Walau beberapa nama seperti Berguinho, Luciano Guaycochea, hingga Febri Hariyadi masih harus berlatih terpisah, keharmonisan dan keceriaan dalam skuad tetap terjaga untuk mengamankan tiket fase grup ACL-2. (*)