BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kabut asap yang juga terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) masih pekat, biasanya pada pagi hari kabut asap sangat terasa dan mulai berkurang menjelang siang.
Namun hari ini Sabtu (29/8/2026) menjelang siang kabut asap masih masih sangat terasa dan mengganggu jarak pandang.
Bau asap juga terasa saat bernafas, meski demikian aktivitas masyarakat tampak seperti biasa.
Di akhir pekan pasar masih ramai seperti biasa, warga juga sudah mulai banyak yang mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Baca juga: BREAKING NEWS- Jarak Pandang Hanya Hitungan Meter, Kabut Asap Dampak Karhutla Selimuti Banjarbaru
Baca juga: Kabut Asap Belum Membaik, Disdik Banjarbaru Perpanjang PJJ di Sekolah Umum dan Keagamaan
Dinas Pendidikan HSU juga memberikan kelonggaran kepada sekolah yang berdekatan langsung dengan lokasi kebakaran hutan dan lahan (Kerhutla) yaitu di Desa Pulau Damar dan Pawalutan di Kecamatan Banjang.
Desa Mawarsari dan Pinangkara di Kecamatan Amuntai Tengah juga diberi kelonggaran untuk mengatur waktu masuk sekolah atau dilakukan Belajar Dari Rumah (BDR).
“Keputusan sekolah untuk menyesuaikan proses belajar mengajar di tengah kabut asap untuk daerah yang terdampak langsung dievaluasi setiap dua hari sekali dan dilaporkan,” ujar Rahman Heriadi, Kepala Dinas Pendidikan HSU. (Banjarmasinpist.co.id/Reni Kurniawati)