Tekan Angka Stunting, Pemkab Kudus dan Djarum Foundation Gelar Festival Keluarga Sehat 2026
Rustam Aji August 29, 2026 12:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bersama MilkLife dan Bakti Sosial Djarum Foundation kembali menggelar Festival Keluarga Sehat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Sabtu (29/8/2026). Kolaborasi lintas sektor ini terbukti efektif menekan angka stunting di Kudus hingga merosot ke angka 3,06 persen pada tahun 2026.

Kegiatan pelayanan kesehatan gratis yang berlangsung hingga Minggu (30/8/2026) ini menyasar anak-anak, ibu hamil, serta ibu menyusui. Selain pemeriksaan fisik oleh tenaga kesehatan profesional, festival ini dilengkapi fasilitas wahana bermain anak untuk menciptakan suasana edukasi kesehatan yang ramah keluarga.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa penanganan tengkes atau stunting merupakan prioritas daerah yang memerlukan sinergi bersama pihak swasta dan pemangku kepentingan terkait.

"Hasil dari kolaborasi maksimal ini terlihat dari penurunan stunting di Kudus yang tahun ini menyentuh angka 3,06 persen, turun dari tahun sebelumnya yang berada di posisi 4,03 persen. Ini membuktikan program bersama memiliki dampak nyata bagi masyarakat," ujar Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di sela acara, Sabtu (29/8/2026).

Baca juga: Kecelakaan Kereta Api di Kendal: Perempuan Ditemukan Tewas Terseret KA Parcel Utara

Edukasi Pemenuhan Gizi dan Intervensi Tingkat Keluarga

Sebelum puncak acara Festival Keluarga Sehat, serangkaian program edukasi masyarakat telah dijalankan, seperti Aksi Rumah Resik Sehat (Sikat) dan program Belanja Pinter Gizine Bener.

Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto, menjelaskan bahwa intervensi langsung di tingkat keluarga menjadi kunci utama dalam melahirkan generasi penerus yang sehat dan bebas dari ancaman tengkes.

"Untuk menumbuhkan generasi yang sehat, intervensi harus dimulai dari meningkatkan kesadaran keluarga. Melalui program edukasi gizi, para orang tua diajak memahami pentingnya pola makan seimbang berbasis empat sehat lima sempurna tanpa harus mahal," terang Budiharto.

Guna menjaga keberlanjutan program pencegahan stunting Kudus, Pemkab Kudus berkomitmen meneruskan edukasi kesehatan hingga ke lapisan masyarakat terbawah melalui optimalisasi peran puskesmas dan bidan desa secara berkala. (Goz)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.