TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tangis haru tak terbendung saat Agus Salim berpamitan kepada seluruh warga binaan Rutan Kelas IIA Balikpapan, Sabtu (29/8/2026).
Sekitar pukul 11.55 Wita, Agus Salim didampingi Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan yang baru, Andre Silalahi, mendatangi sejumlah blok hunian untuk bersalaman dan berpamitan dengan para warga binaan.
Satu per satu tangan warga binaan dijabat Agus Salim.
Suasana yang awalnya berlangsung biasa berubah menjadi haru ketika Agus terlihat beberapa kali menangis saat menyampaikan pesan kepada warga binaan yang selama ini menjadi bagian dari masa pengabdiannya di Rutan Balikpapan.
Di hadapan warga binaan, Agus berpesan agar mereka tidak mengulangi kesalahan dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.
Baca juga: Terbata-bata dan Menangis, Agus Salim Tak Kuasa Tahan Haru Saat Pamit dari Rutan Balikpapan
“Berubah jadi lebih baik. Nanti kita ketemu di luar, jangan di dalam sini,” pesan Agus kepada warga binaan.
Dengan suara bergetar, Agus juga mengingatkan bahwa tidak ada seorang pun yang mengetahui berapa lama usia yang diberikan Tuhan.
“Berubah jadi lebih baik, karena umur tidak ada yang tahu,” ujarnya.
Pesan tersebut membuat suasana semakin emosional.
Beberapa warga binaan tampak tidak kuasa menahan air mata. Mereka ikut menangis sembari mendoakan agar Agus Salim diberikan kesehatan dan kesuksesan di tempat tugas yang baru.
Baca juga: Jauh dari Kemilau Balikpapan, Kemewahan Sejati di Gunung Sindoro Jawa Tengah
Agus Salim selanjutnya akan melanjutkan pengabdian sebagai Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.
Momen perpisahan semakin mengharukan ketika Agus Salim hendak meninggalkan blok hunian.
Warga binaan kemudian menyanyikan lagu “Sampai Jumpa” yang dipopulerkan Endank Soekamti.
Alunan lagu tersebut mengiringi langkah Agus yang perlahan meninggalkan blok tahanan.
Agus beberapa kali melambaikan tangan kepada warga binaan sebagai tanda perpisahan.
Baca juga: 3 Lokasi Salat Istisqa di Kaltim Hari Ini: Samarinda, Balikpapan dan Kukar Ikut Berdoa Minta Hujan
Warga binaan pun terus memberikan doa dan dukungan kepada mantan Karutan Balikpapan tersebut.
Momen tersebut menjadi penutup emosional perjalanan Agus Salim selama kurang lebih 3 tahun 10 bulan memimpin Rutan Kelas IIA Balikpapan.
Pesan untuk Kehidupan Baru
Tak hanya menyambangi blok hunian pria, Agus juga melanjutkan perpisahan ke blok hunian wanita.
Di sana, ia kembali bersalaman dan berpamitan dengan para warga binaan perempuan.
Satu per satu warga binaan memberikan salam dan doa sebelum Agus meninggalkan Rutan Balikpapan.
Perpisahan tersebut bukan sekadar pergantian jabatan.
Bagi Agus Salim, momen itu menjadi kesempatan terakhir untuk menyampaikan pesan kepada warga binaan yang selama hampir empat tahun berada dalam pembinaan Rutan Kelas IIA Balikpapan.
Pesan yang disampaikan pun sederhana, tetapi penuh makna: berubah menjadi lebih baik dan jangan sampai kembali ke balik jeruji besi.
“Nanti kita ketemu di luar, jangan di dalam sini.”
Kalimat itu menjadi pesan terakhir Agus Salim kepada warga binaan sebelum dirinya melanjutkan tugas di tempat yang baru. (*)