TRIBUNNEWS.COM - Duet anyar ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, berhasil menciptakan pencapaian penting setelah memastikan tiket ke final Indonesia International Challenge 2026, Sabtu (29/8/2026).
Berlaga di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Dejan/Apriyani mengamankan kemenangan atas pasangan Taiwan, Bo-Yuan Chen/Tan Fei Chen, melalui pertarungan tiga gim.
Dejan/Apriyani harus kehilangan gim pertama dengan skor 11-21, tetapi mampu bangkit dan merebut dua gim berikutnya dengan skor 21-10, 21-10.
Kemenangan tersebut terasa spesial karena menjadi final pertama yang berhasil dicapai Dejan/Apriyani sejak keduanya dipasangkan mulai Juni 2026 lalu.
Final Indonesia International Challenge 2026 juga menjadi bukti perkembangan duet baru tersebut setelah sempat gagal meraih hasil positif pada penampilan perdana mereka di BWF World Tour.
Dejan/Apriyani resmi masuk dalam rencana ganda campuran Indonesia yang diracik PBSI pada Juni 2026 setelah Apriyani Rahayu memutuskan beralih dari sektor ganda putri ke ganda campuran.
Perubahan tersebut menjadi kesempatan bagi Apriyani untuk kembali membuktikan kelasnya sekaligus mencoba tantangan baru bersama Dejan yang sebelumnya juga telah memiliki pengalaman di sektor ganda campuran.
Debut mereka di ajang BWF World Tour kemudian terjadi pada Taipei Open 2026, tetapi pasangan anyar tersebut harus tersisih pada babak pertama sehingga belum mampu memberikan debut yang manis.
Namun, seiring berjalannya waktu, Dejan/Apriyani mulai menunjukkan peningkatan performa hingga akhirnya mampu berbicara banyak ketika tampil di Indonesia International Challenge 2026.
Turun sebagai pasangan non-unggulan, Dejan/Apriyani justru mampu melewati satu demi satu lawan dengan hasil yang meyakinkan sejak babak 32 besar.
Baca juga: Pontianak International Challenge 2026: Dejan/Apri Selangkah Lagi ke Final, Ganda Putra Segel Juara
Pada babak tersebut, Dejan/Apriyani berhasil mengalahkan wakil Taiwan, Lin Ting-Yu/Tsai Ruo Lin, hanya dalam dua gim.
Langkah mereka berlanjut ke babak perempat final setelah berhasil menundukkan pasangan baru Verrell Yustina/Bernadine Wardana melalui pertarungan tiga gim.
Memasuki perempat final, Dejan/Apriyani harus menghadapi sesama wakil Indonesia setelah berjumpa dengan Bagas Maulana/Indah Jamil dalam derbi Merah-Putih.
Pertarungan sengit selama tiga gim kembali dimenangi Dejan/Apriyani yang sekaligus memastikan tiket menuju babak semifinal.
Menghadapi Chen/Chen di semifinal, Dejan/Apriyani sebenarnya sempat kehilangan kendali pada gim pembuka karena belum sepenuhnya menemukan permainan terbaik mereka.
Dejan/Apriyani harus mengakui keunggulan pasangan Taiwan tersebut dengan skor 11-21 sehingga peluang mereka untuk mengamankan tiket final sempat berada dalam tekanan.
Namun, situasi berubah pada gim kedua ketika Dejan/Apriyani mulai tampil lebih solid dan mampu memberikan tekanan yang membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Pertahanan serta tekanan yang dibangun Dejan/Apriyani berjalan cukup baik sehingga mereka dapat mengendalikan jalannya pertandingan hingga merebut gim kedua dengan skor 21-10.
Permainan tersebut kembali dipertahankan pada gim penentuan dan Dejan/Apriyani kembali menang 21-10 meski beberapa kesalahan sendiri masih sempat mewarnai aksi mereka.
Kemenangan tersebut akhirnya memastikan Dejan/Apriyani melangkah ke final pertama sejak dipasangkan sekaligus menjadi sinyal positif dalam perjalanan mereka sebagai duet anyar ganda campuran Indonesia.
Pada partai final nanti, Dejan/Apriyani kembali akan menghadapi pasangan Taiwan, Sheng-Ming Lin/Liang Ching Sun, untuk memperebutkan gelar Indonesia International Challenge 2026.
(Tribunnews.com/Niken)