Sering Keringat Dingin dan Mual, Benarkah GERD Bisa Picu Serangan Jantung?
GH News August 29, 2026 05:10 PM
Jakarta -

Penyakit asam lambung atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) menjadi gangguan kesehatan yang banyak dikeluhkan masyarakat, khususnya anak muda.

Gejalanya yang sering melibatkan area dada, banyak orang awam khawatir kondisi ini berhubungan langsung dengan penyakit jantung.

Menjawab kekhawatiran tersebut, spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Maya Munigar Apandi mengatakan, GERD dan penyakit jantung adalah dua kondisi yang berbeda dan tidak berhubungan langsung secara medis.

"Sebenernya GERD itu sendiri tidak langsung berhubungan dengan jantung. Tapi, si sumber stresnya itu, misalnya GERD-nya disebutkan (karena) stres, dia tentu bisa menjadi salah satu penyebab keluhan-keluhan (penyakit jantung) tersebut," ujar dr Maya dalam diskusi bersama wartawan, Rabu (26/8/2026).

dr Maya mengatakan, GERD dan serangan jantung bisa dipicu oleh satu sumber yang sama, yaitu stres berkepanjangan. Oleh karena itu, pada beberapa kasus gejala serangan jantung tertentu bisa menyerupai keluhan GERD.

Stres kronis dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh manusia. Gangguan metabolisme ini dapat memicu peningkatan produksi asam lambung secara signifikan.

Asam yang berlebih tersebut bisa naik ke atas (refluks). Kondisi tersebut menyebabkan keluhan di ulu hati, rasa panas di dada (heartburn), mual, muntah, hingga sensasi tidak nyaman di tenggorokan yang dikenal sebagai Laryngopharyngeal Reflux (LPR).

Meski GERD secara umum tidak merusak jantung, sumber stres yang memicu lambung tersebut juga bisa memicu timbulnya keluhan pada kardiovaskular.

Mengapa Serangan Jantung Sering Disangka GERD?

Hal yang paling membahayakan adalah ketika serangan jantung disalahartikan sebagai GERD karena kemiripan gejalanya.

Menurut dr Maya, keluhan yang mirip asam lambung ini bisa terjadi bergantung pada lokasi pembuluh darah jantung yang bermasalah.

Serangan yang terjadi di jantung sebelah kiri umumnya menimbulkan gejala klasik berupa nyeri dada sebelah kiri, terasa seperti tertindih beban berat, dan menjalar.

Sementara itu, serangan di jantung kanan atau bagian bawah muncul apabila sumbatan terjadi pada pembuluh darah bagian kanan, inferior (bawah), atau posterior (belakang).

Gejalanya berpusat pada area ulu hati karena letak anatominya yang berdekatan dengan lambung. Kondisi inilah yang membuat serangan jantung kerap memunculkan gejala yang identik dengan keluhan GERD.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.