Ciri-Ciri Orang yang Mendapat Cahaya di Wajah pada Hari Kiamat, Simak Amalannya
Nanik Ratnawati August 29, 2026 05:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Pada hari kiamat, seluruh manusia dibangkitkan dari kubur untuk mempertanggungjawabkan setiap amal yang telah dilakukan selama hidup di dunia. Di antara berbagai golongan, ada yang wajahnya bercahaya dan berseri sebagai tanda kebahagiaan. Maka itu, perlu mengetahui ciri orang yang mendapat cahaya di wajah pada hari kiamat.

Dalam berbagai riwayat digambarkan kondisi di Padang Mahsyar. Manusia akan berada dalam kondisi yang berbeda-beda. Al-Qur'an menggambarkan perbedaan kondisi tersebut dengan jelas. Allah SWT berfirman dalam QS. Ali Imran ayat 106, "Pada hari itu ada wajah yang putih berseri, dan ada pula wajah yang hitam muram."

Sementara, gambaran orang yang berbahagia disebutkan dalam QS. Al-Qiyamah ayat 22-23: "Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri, (karena) memandang Tuhannya." Ayat-ayat tersebut menjadi landasan penting bahwa wajah yang berseri pada hari kiamat merupakan gambaran kebahagiaan orang-orang beriman.

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa wajah yang bercahaya berkaitan dengan iman dan amal saleh yang dimiliki seseorang. Penjelasan tersebut sejalan dengan uraian Dr. Yusuf al-Wabil dalam kitab Yaumul Qiyamah: Tanda-Tanda dan Gambaran Hari Kiamat Berdasarkan Sumber-sumber yang Otentik. Ia menjelaskan bahwa wajah yang bercahaya merupakan salah satu tanda kebahagiaan di akhirat.

Kondisi itu juga berkaitan dengan datangnya syafaat dan rahmat Allah serta menjadi pertanda bahwa seseorang termasuk golongan yang memperoleh keselamatan dan kenikmatan surga.

Ciri-Ciri Orang yang Wajahnya Bercahaya pada Hari Kiamat

1. Orang-Orang yang Bertakwa kepada Allah SWT

Golongan pertama yang wajahnya bercahaya adalah mereka yang bertakwa kepada Allah Swt. Takwa adalah landasan utama yang membawa seseorang kepada kebahagiaan di dunia dan akhirat. Orang yang bertakwa adalah mereka yang menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Allah SWT berfirman: "Dan adapun orang-orang yang berwajah putih berseri, mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya" (QS. Ali Imran: 107). Ketakwaan inilah yang akan memancarkan cahaya pada wajah mereka di hari kiamat. Mereka akan dibangkitkan dengan wajah putih berseri dan ceria karena amalan mereka selama di dunia.

2. Orang-Orang yang Selalu Mengingat Allah (Ahli Dzikir)

Golongan kedua yang wajahnya bercahaya adalah mereka yang senantiasa mengingat Allah dalam setiap keadaan. Dalam kitab Al-Wabilush Shayyib karya Ibnul Qayyim, dijelaskan bahwa berdzikir kepada Allah akan memberikan hiasan pada wajah seorang hamba berupa kecerahan di dunia dan cahaya di akhirat.

Orang-orang yang selalu mengingat Allah, baik saat senang maupun susah, akan memiliki wajah berseri ketika dibangkitkan di Padang Mahsyar. Dzikir bukan hanya sekadar bacaan lisan, tetapi juga penghayatan hati yang mendalam akan kebesaran Allah. Cahaya dzikir inilah yang akan menerangi wajah mereka pada hari kiamat.

3. Orang-Orang yang Berjihad di Jalan Allah

Golongan ketiga adalah mereka yang berjihad di jalan Allah dengan mengorbankan harta, jiwa, dan segala yang mereka miliki untuk membela agama dan kebenaran. Mereka yang berjihad dengan ikhlas akan dibangkitkan di hari kiamat dengan wajah yang berseri karena pengorbanan mereka yang besar di jalan Allah.

Jihad tidak selalu berarti perang fisik, tetapi juga mencakup perjuangan melawan hawa nafsu, mempertahankan kebenaran, dan menyebarkan kebaikan. Setiap orang yang berjuang menegakkan agama Allah dengan tulus akan mendapatkan cahaya di wajahnya pada hari kebangkitan.

4. Orang-Orang yang Rajin Berwudhu dan Menjaga Kebersihan

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat dalam keadaan ghurran muhajjalin (wajahnya bercahaya) karena bekas wudhu mereka" (HR. al-Bukhari dan Muslim). Wudhu bukan hanya membersihkan fisik, tetapi juga menyucikan jiwa.

Orang yang mendengar adzan lalu segera mengambil wudhu dan melaksanakan shalat berjamaah termasuk golongan yang akan dibangkitkan dengan wajah ceria di hari kiamat. Semakin sering seseorang berwudhu dengan niat yang ikhlas, semakin indah dan cerah wajahnya di hari kiamat karena cahaya Allah. Mereka yang menjaga wudhu dengan baik, tidak hanya wajah mereka yang bercahaya tetapi juga tangan, kaki, dan dahinya.

5. Golongan Pertama yang Masuk Surga

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya golongan pertama yang akan masuk surga, wajahnya tampak seperti bulan di malam purnama. Sedangkan golongan sesudahnya wajahnya bercahaya, seperti bintang kejora di langit" (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Golongan pertama yang masuk surga ini adalah mereka yang memiliki keimanan dan amal saleh yang sempurna. Mereka akan memasuki surga dengan wajah yang bersinar terang seperti bulan purnama, tanpa mengalami kesusahan dan kesulitan.

Wajah mereka yang bercahaya menunjukkan bahwa mereka mendapatkan rahmat Allah dan akan mendapatkan kemudahan dalam hisab serta diberikan tempat yang mulia di sisi Allah SWT.

6. Orang-Orang yang Beramal Saleh dengan Ikhlas

Setiap orang yang beramal saleh dengan keikhlasan akan mendapatkan cahaya di wajahnya pada hari kiamat. Amal saleh yang dimaksud mencakup berbagai bentuk ibadah, seperti shalat, puasa, zakat, haji, sedekah, dan berbagai kebaikan lainnya yang dilakukan semata-mata karena Allah.

Para ulama menjelaskan bahwa orang-orang yang berwajah cerah di hari kiamat adalah mereka yang menaati perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya. Wajah mereka nampak cerah, penuh suka cita dan optimisme sesuai dengan amal ibadah mereka selama di dunia.

7. Orang-Orang yang Mendapat Naungan Allah

Meskipun tidak secara eksplisit disebutkan tentang wajah bercahaya, namun tujuh golongan yang mendapatkan naungan Allah di hari kiamat, ketika tidak ada naungan selain naungan-Nya, pastilah termasuk golongan yang berbahagia dan bercahaya wajahnya.

Mereka adalah pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dalam ibadah, orang yang hatinya terpaut pada masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah, orang yang diajak berzina oleh wanita berkedudukan namun menolak, orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, dan orang yang berdzikir kepada Allah dalam kesendirian lalu meneteskan air mata.

Amalan-Amalan Agar Wajah Bercahaya di Hari Kiamat

1. Meningkatkan Takwa

Meningkatkan ketakwaan kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Takwa adalah pondasi utama yang akan memancarkan cahaya di wajah seseorang.

2. Dzikir dan Mengingat Allah

Memperbanyak dzikir dan mengingat Allah dalam setiap keadaan. Dzikir akan memberikan kecerahan di dunia dan cahaya di akhirat.

3. Menjaga Wudhu

Menjaga wudhu dan menyempurnakannya. Setiap kali berwudhu, seseorang mendapatkan cahaya yang akan terpancar dari anggota tubuhnya, termasuk wajahnya, pada hari kiamat. Sebelum membasuh wajah, Muslim dapat membaca doa agar Allah SWT menggolongkannya sebagai orang yang wajahnya berseri di hari kiamat.

4. Istighfar dan Taubat

Beristighfar secara rutin. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang ingin bahagia dengan catatan amalnya (pada hari kiamat), hendaklah ia beristighfar kepada Allah". Istighfar adalah sebab yang mendatangkan rahmat Allah SWT.

6. Jihad Fi Sabilillah

Berjihad di jalan Allah dengan mengorbankan harta, jiwa, dan tenaga untuk membela agama dan kebenaran.

6. Sholat Berjamaah

Melaksanakan shalat berjamaah dan bersegera ke masjid ketika mendengar adzan. Orang yang rajin shalat berjamaah dan mengambil wudhu sebelum adzan termasuk golongan yang wajahnya ceria saat dibangkitkan di hari kiamat.

7. Memperbanyak Amal Saleh

Memperbanyak amal saleh dengan ikhlas karena Allah, seperti sedekah, puasa, dan berbagai kebaikan lainnya.

Hikmah Mengetahui Ciri Orang yang Mendapat Cahaya di Wajah pada Hari Kiamat

1. Meningkatkan Motivasi Beribadah

Dengan mengetahui bahwa ada golongan yang wajahnya bercahaya di hari kiamat, seorang muslim akan termotivasi untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan meningkatkan kualitas ibadahnya. Pengetahuan ini menjadi pendorong untuk meraih kebahagiaan abadi di akhirat.

2. Memperkuat Keimanan kepada Hari Akhir

Memahami gambaran hari kiamat, termasuk kondisi wajah manusia, akan memperkuat keyakinan seorang muslim terhadap hari kebangkitan dan pembalasan. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang mewajibkan iman kepada hari akhir sebagai salah satu rukun iman.

3. Menjadi Pengingat agar Selalu Bertakwa

Pengetahuan tentang ciri orang yang wajahnya bercahaya mengingatkan manusia agar senantiasa bertakwa kepada Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Ini menjadi peringatan agar tidak terlena dengan kehidupan dunia yang fana.

4. Mendorong untuk Memperbanyak Amal Saleh

Dengan mengetahui amalan-amalan yang menyebabkan wajah bercahaya, seorang muslim akan terdorong untuk memperbanyak amal saleh dan menjauhi perbuatan dosa yang dapat menyebabkan wajah hitam muram di hari kiamat.

5. Memberikan Pengharapan dan Optimisme

Pengetahuan ini memberikan harapan kepada orang-orang yang beriman bahwa amal-amal kecil yang dilakukan dengan ikhlas akan mendapatkan balasan yang besar di akhirat. Wajah yang bercahaya menjadi simbol kebahagiaan dan keberuntungan di sisi Allah.

 

Pertanyaan Seputar golongan yang wajahnya bercahaya pada hari kiamat

1. Apa ciri utama orang yang mendapat cahaya di wajah pada hari kiamat?

Ciri utama orang yang mendapat cahaya di wajah pada hari kiamat adalah wajahnya putih berseri, bercahaya, dan tampak kebahagiaan serta kesenangan karena pahala dari amal kebajikan mereka selama hidup di dunia. Mereka akan memandang Tuhannya dengan penuh kebahagiaan sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Qiyamah ayat 22-23.

2. Siapa saja golongan yang wajahnya bercahaya pada hari kiamat?

Golongan yang wajahnya bercahaya pada hari kiamat antara lain: orang-orang yang bertakwa, orang-orang yang selalu mengingat Allah (ahli dzikir), orang-orang yang berjihad di jalan Allah, orang-orang yang rajin berwudhu, golongan pertama yang masuk surga, orang-orang yang beramal saleh dengan ikhlas, dan orang-orang yang mendapat naungan Allah di Padang Mahsyar.

3. Apa dalil tentang wajah bercahaya pada hari kiamat?

Dalil tentang wajah bercahaya pada hari kiamat terdapat dalam al-Qur'an Surah Ali Imran ayat 106: "Pada hari itu ada wajah yang putih berseri, dan ada pula wajah yang hitam muram", dan Surah Al-Qiyamah ayat 22-23: "Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri". Juga dalam hadis riwayat al-Bukhari tentang umat yang dipanggil dengan wajah bercahaya karena bekas wudhu.

4. Apa amalan agar wajah bercahaya di hari kiamat?

Amalan agar wajah bercahaya di hari kiamat antara lain: bertakwa kepada Allah, memperbanyak dzikir, menjaga wudhu dan menyempurnakannya, beristighfar secara rutin, berjihad di jalan Allah, melaksanakan shalat berjamaah dan bersegera ke masjid ketika mendengar adzan, serta memperbanyak amal saleh dengan ikhlas.

5. Apakah wajah bercahaya di hari kiamat merupakan tanda masuk surga?

Ya, wajah bercahaya di hari kiamat merupakan tanda bahwa seseorang akan masuk surga. Sebagaimana firman Allah: "Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya" (QS. Ali Imran: 107). Wajah yang bercahaya menunjukkan bahwa mereka mendapatkan rahmat Allah dan akan mendapatkan kemudahan dalam hisab serta diberikan tempat yang mulia di sisi Allah SWT.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.