TRIBUNMANADO.CO ID, AIRMADIDI - Suasana penuh kekeluargaan dan persaudaraan antara wartawan, tersaji di kawasan Pusat Jajanan Kuliner dan Cinderamata (PJKC) di Zero Point Kelurahan Sukur Kecamatan Airmadidi, Rabu (26/8/2026).
Disela tugas jurnalis yang mereka lakukan setiap harinya di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, sejumlah wartawan memeriahkan lomba Domino atau Gaplek.
Lomba Domino atau Gaplek dihelat oleh Induk Olahraga (INORGA) Serikat Olahraga Table Top Indonesia (SORTI) Minahasa Utara (Minut).
Para pesertanya wartawan dan aktivis, di Kabupaten Minut.
Menurut Romi Imora wartawan Radarmanadoonline.com, yang menjadi juara 1 perlombaan, kegiatan ini bagi para wartawan sebagai sarana rekreasi.
"Disela tugas peliputan, bermain Domino atau Gaplek unuk kalangan wartawan bukan hal baru. Ini bisa membuat suasana hati dan pikiran lepas sejenak dari kepenatan tugas," kata Romi usai menerima hadiah uang tunai dari Ketua Inorga Sorti Minut William Luntungan, Rabu (26/8/2026).
Aktivitas bermain domino disela tugas jurnalistik kerap kita jumpai di rumah kopi, dan tempat kumpul para wartawan.
Hampir diseluruh Kota Kabupaten di Provinsi Sulut, dimana tempat wartawan kumpul pasti ada permainan domino dan catur.
Tempat berkumpulnya wartawan, merupakan tempat mereka yang mengolah, menulis dan mewartakan hasil liputannya.
Adapun hasil lomba, sebagai Juara 2 Jendri Dahar wartawan Manado Post, Juara 3 aktivis Wil dan juara Ficky Hikari wartawan Narasione.com.
Di tempat terpisah, Ketua INORGA SORTI Minut William Luntungan selaku pelaksana lomba Gaple atau Domina bilang, lomba itu digelar sebagai bagian dari rangkaian semarak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara insan pers dan aktivis di Sulawesi Utara.
"Lomba ini adalah rekreasi dan wadah untuk bersilahturahmi. Sekaligus Inorga Sori Minut memasyarakatkan permainan Domino atau Gaplek," jelas Ketua Inorga Sorti Mint William Luntungan.
Lanjut Luntungan, perlombaan itu merupakan kompetisi pertama di tahun ini yang secara khusus melibatkan insan pers dan aktivis di Minahasa Utara.
Dan sudah ke tiga kali di selenggarakan turnamen seperti ini dalam rangka semarak 17 Agustusan.
Pria yang memiliki ciri khas warna rambut lebih dari dua warna, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda yang mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana santai, sekaligus memperkenalkan olahraga table top kepada masyarakat.
Kejuaraan gaple ini pun mendapat antusiasme dari peserta yang datang dari kalangan wartawan dan aktivis.
Selain menguji strategi dan kekompakan dalam permainan domino, kegiatan menjadi momentum membangun komunikasi serta kebersamaan di luar aktivitas masing-masing.
William menambahkan, INORGA SORTI Minut akan terus mendorong kegiatan olahraga rekreatif yang dapat melibatkan berbagai komunitas dan kelompok masyarakat.
"Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dikembangkan dan menjadi wadah kebersamaan," tandasnya.
Domino jenis permainan meja tradisional menggunakan 28 ubin persegi panjang kecil yang ditandai dengan titik-titik nilai.
Menghabiskan ubin paling cepat atau mencocokkan jumlah titik di ujung ubin yang dimainkan.
Jumlah Ubin: Satu set standar berisi 28 keping dengan kombinasi titik dari 0 hingga 6.
Dimainkan oleh empat orang dengan varian yang populer di Indonesia yakni Gaple dan Qiu-qiu.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini