Anggia-Debby Juara Bayan Open 2026 di Balikpapan, Beri Motivasi untuk Regenerasi Atlet Muda
Budi Susilo August 29, 2026 11:08 PM

 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Partai final Kejuaraan bulu tangkis Bayan Open 2026 berlangsung sengit di BSCC Dome Balikpapan, Jalan Ruhui Rahayu No.1, Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (29/8/2026) malam. 

Sejumlah pebulutangkis berpengalaman tampil dalam laga puncak yang disaksikan antusias para pecinta bulutangkis.

Pertandingan final dimulai sejak pukul 19.00 Wita dengan mempertandingkan nomor ganda veteran.

Pada nomor tersebut, pasangan Flandy Limpele/Dady Sardiana dari PB Mulia Baru Sangatta berhadapan dengan Unang Rahmat/Eko Hamiseno dari PB Platinum.

Baca juga: Saat Pemain Bulu Tangkis Berpengalaman Guncang BSCC Dome Balikpapan di Bayan Open 2026

Duel dua pasangan berpengalaman itu berlangsung menarik hingga akhirnya pasangan PB Platinum berhasil keluar sebagai pemenang.

Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Unang Rahmat/Eko Hamiseno menduduki podium peringkat juara tertinggi kategori ganda veteran Bayan Open 2026.

Memasuki pertandingan berikutnya, giliran nomor ganda dewasa putri yang menjadi perhatian penonton.

Pasangan Anggia Shitta Awanda/Debby Susanto yang membela Bayan menghadapi pasangan Nella Puspita Dewi/Arisma Nur Rahmadani dari Pengairan Kaltim.

Pantauan TribunKaltim.co, pertandingan yang dimulai sekitar pukul 19.30 Wita itu berlangsung sengit sejak gim pertama. 

Kedua pasangan saling melancarkan serangan dan bertahan dalam tempo permainan yang cukup tinggi.

Kejar-kejaran angka membuat suasana tribun BSCC Dome semakin meriah.

Anggia Shitta Awanda/Debby Susanto akhirnya mampu mengamankan gim pertama dengan skor tipis 22-20.

Memasuki gim kedua, pasangan Bayan tampil semakin dominan. Mereka mampu mengontrol jalannya pertandingan dan meninggalkan lawan dengan selisih angka cukup jauh.

Gim kedua akhirnya ditutup dengan kemenangan telak 21-6.

Hasil tersebut memastikan Anggia Shitta Awanda/Debby Susanto keluar sebagai juara pertama ganda dewasa putri Bayan Open 2026 dan berhak membawa pulang medali emas, piagam penghargaan serta uang pembinaan sebesar Rp30 juta.

Sementara pasangan Nella Puspita Dewi/Arisma Nur Rahmadani dari Pengairan Kaltim harus puas sebagai juara kedua.

Mereka memperoleh medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp15 juta.

Usai pertandingan, Anggia Shitta Awanda dan Debby Susanto turut menyemangati regenerasi atlet bulutangkis di Indonesia.

Sebagai pemain yang memiliki pengalaman panjang di dunia bulutangkis, keduanya menilai regenerasi harus terus berjalan dan atlet-atlet muda perlu mendapatkan lebih banyak kesempatan bertanding.

Menurut mereka, salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pemain muda adalah memperbanyak kompetisi sehingga mereka memiliki jam terbang yang cukup.

“Regenerasi pastinya harus berjalan, harus mengejar lebih cepat lagi. Karena kita tahu sekarang dari negara lain juga kita ketinggalan,” ujar Debby.

Ia menilai para pemain muda tidak cukup hanya berlatih, tetapi juga harus sering turun dalam pertandingan untuk membangun pengalaman dan mental bertanding.

“Alangkah bagusnya kalau yang muda-muda ini lebih sering ikut pertandingan, jadi jam terbangnya lebih banyak,” pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.