Manajer Nottingham Forest Oliver Glasner mengungkapkan kebanggaannya setelah penampilan tangguh timnya di Anfield berbuah hasil imbang 2-2, sekaligus menegaskan bahwa klub sedang aktif berupaya memperkuat skuad sebelum bursa transfer ditutup. Meski sempat dua kali unggul, tim tamu pada akhirnya harus puas dengan satu poin, namun sang manajer tetap optimistis terhadap perkembangan tim maupun aktivitas mereka di pasar transfer.
Tanda-tanda positif di Anfield
Glasner tidak ragu memuji penerapan permainan timnya setelah mereka mampu bersaing langsung dengan salah satu tim papan atas liga. Kepada BBC Match of the Day, pelatih Forest itu menggambarkan perasaannya sebagai perpaduan antara bangga dan sedikit kecewa. “Saya pikir kami semua merasakan hal yang sama, bangga dengan penampilan ini, bangga dengan banyaknya peluang yang kami ciptakan dan bangga dengan reaksi kami setelah kebobolan gol penyeimbang. Di sisi lain, kami semua sedikit kecewa karena tidak bisa meraih kemenangan. Saya pikir ini menunjukkan seberapa bagus penampilan kami, seberapa baik kami bermain. Secara keseluruhan, ini performa yang sangat bagus,” kata Glasner.
Tim tamu unggul lebih dulu melalui Dan Ndoye, tetapi Alexander Isak mencetak gol penyeimbang pertama untuk Liverpool pada awal babak kedua. Nottingham Forest kemudian tampak berada di ambang kemenangan besar saat Morgan Gibbs-White mengembalikan keunggulan mereka lewat titik penalti di penghujung laga, namun tendangan spektakuler Victor Munoz akhirnya menyelamatkan satu poin bagi tuan rumah dalam hasil imbang 2-2.
Pertumbuhan taktis dan kelengahan bertahan
Hasil imbang ini menjadi dorongan yang sangat dibutuhkan Nottingham Forest setelah awal musim yang mengecewakan, setelah sebelumnya kalah 1-0 di kandang dari Leeds United pada laga pembuka Liga Primer, lalu tersingkir di putaran kedua Piala Carabao usai kembali kalah 2-0 di kandang dari lawan yang sama. Meski hasil ini positif, Glasner menekankan bahwa skuadnya masih dalam tahap perkembangan, terutama dalam hal stamina dan konsentrasi bertahan. “Saya bisa melihat bentuk taktis kami bekerja dengan baik di banyak bagian permainan, tetapi setelah 60-65 menit, level kami sedikit menurun. Itu menunjukkan bahwa semuanya belum benar-benar 100% mapan, dan memang tidak mungkin setelah baru enam atau tujuh pekan bersama. Selain itu, kami kebobolan gol yang kurang lebih sama, di area yang sama.”
“Kami membuka area tengah dan kami tahu Liverpool selalu mencoba mengalirkan umpan ke celah-celah itu. Dalam banyak situasi seperti itu, kami berhasil menghindarinya, tetapi dalam dua situasi ini, perilaku kami salah dan ketika Anda bermain di Anfield, Anda akan dihukum,” tambah Glasner.
Membangun kepercayaan diri untuk perjalanan ke depan
Manajer Forest itu secara khusus terkesan dengan keberanian menyerang yang diperlihatkan para pemainnya dalam lingkungan yang sulit. Ia merasa peluang-peluang yang diciptakan pada babak pertama seharusnya bisa membuat timnya memimpin dengan selisih yang lebih nyaman. “Hal yang paling saya sukai adalah bagaimana kami bermain ke depan dan menciptakan peluang, terutama di babak pertama. Saya pikir kami seharusnya unggul lebih dari satu gol,” ujar Glasner.
“Tetapi sekali lagi, ini masih awal musim. Awal dari perjalanan kami dan penampilan ini akan memberi kami kepercayaan diri. Saya selalu berharap lain kali semuanya bisa berjalan lebih cepat, tetapi sekali lagi, kami bisa melihat banyak aspek positif. Banyak hal yang seharusnya dan akan memberi kami kepercayaan diri, tetapi penting untuk tetap rendah hati dan terus bekerja keras,” lanjutnya, dengan Forest kini mengalihkan perhatian untuk menjamu Tottenham Hotspur di The City Ground pada pertandingan berikutnya pada 5 September.
Aktivitas transfer sebelum tenggat waktu
Dengan bursa transfer yang semakin mendekati penutupan, Glasner mengonfirmasi bahwa jajaran klub bekerja tanpa lelah di balik layar untuk mendatangkan tambahan kekuatan. Saat ditanya mengenai kemungkinan pemain baru datang, ia optimistis klub dapat menuntaskan bisnis lebih lanjut. “Saya [berharap ada rekrutan baru]. Klub bekerja keras di balik layar, saya yakin kami akan mendapatkan dua pemain. Kami sudah memiliki Liam [Delap] dan semoga ada satu lagi, mungkin dua.”
Ia memuji tim rekrutmen atas upaya mereka dalam musim panas yang kembali dipenuhi perubahan besar bagi klub, setelah mendatangkan Xaver Schlager dari RB Leipzig, Ousmane Diomande dari Sporting CP, Steven Benda dari Fulham, dan Liam Delap dari Chelsea. “Klub melakukan pekerjaan yang hebat, bekerja keras. Kami memulai lagi dengan awal baru, mengintegrasikan pemain-pemain baru,” pungkas Glasner.