TRIBUNNEWS.COM - Manchester City mulai bergerak serius untuk mendapatkan penyerang Liverpool, Cody Gakpo, di hari-hari terakhir bursa transfer musim panas 2026.
The Citizens telah membuka pembicaraan dengan Liverpool untuk membahas kemungkinan transfer pemain asal Belanda tersebut.
Berdasarkan laporan dari Sky Sports, pembicaraan antara kedua klub sudah berlangsung.
Situasi ini membuat masa depan Gakpo menjadi salah satu saga transfer yang menarik perhatian menjelang penutupan bursa transfer.
Gakpo juga disebut lebih memilih Manchester City apabila benar-benar meninggalkan Anfield.
Situasi ini membuat Liverpool berada dalam dilema.
The Reds berpeluang mendapatkan sekitar 85 juta pounds sterling atau sekitar Rp2 triliun dari penjualan Gakpo.
Nilai tersebut akan menjadi keuntungan besar karena Liverpool hanya membayar sekitar 35 juta pounds (Rp841 miliar) kepada PSV Eindhoven ketika merekrutnya pada Januari 2023.
Namun, melepas Gakpo juga mengandung risiko besar.
Gakpo merupakan penyerang serbaguna yang bisa bermain di beberapa posisi lini depan.
Ia juga mengawali musim 2026/2027 dengan cukup baik, mencetak satu gol dan satu assist dalam dua pertandingan pertama Liverpool.
Terbaru, Gakpo memberikan assist untuk gol Alexander Isak saat Liverpool bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest di Anfield, Sabtu (29/8/2026).
Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Liverpool Terjebak, Hull City Setara Manchester City, Spurs Babak Belur
Munculnya minat Manchester City terhadap Gakpo tidak terlepas dari aktivitas Liverpool di bursa transfer.
Liverpool telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan winger Paris Saint-Germain, Bradley Barcola, dengan nilai transfer yang bisa mencapai 123 juta pounds (Rp2,9 triliun) termasuk bonus.
Kedatangan Barcola membuat persaingan di lini depan semakin ketat dan membuka kemungkinan Gakpo mencari klub baru.
Namun, Liverpool disebut tidak akan melepas Gakpo sebelum mendapatkan penyerang pengganti.
The Reds dikabarkan tertarik kepada winger Brighton, Yankuba Minteh, serta pemain Crystal Palace, Ismaila Sarr.
Liverpool harus bergerak cepat karena batas waktu transfer semakin dekat.
Apalagi, kondisi lini depan mereka belum benar-benar aman.
Hugo Ekitike harus menepi hingga 2027 akibat cedera tendon Achilles, sementara Alexander Isak juga memiliki masalah kebugaran.
Kehilangan Gakpo dalam situasi tersebut bisa membuat kedalaman lini serang Liverpool menipis.
Di sisi lain, Manchester City membutuhkan tambahan tenaga di sektor serang.
City kehilangan sejumlah opsi setelah beberapa pemain depan meninggalkan klub. Karena itu, Gakpo dinilai cocok berkat kemampuannya bermain sebagai winger maupun penyerang tengah.
Menurut Sky Sports, pembicaraan antara City dan Liverpool sudah dimulai.
Gakpo juga dikabarkan menjadi tujuan favorit jika dirinya memutuskan meninggalkan Anfield.
Kini Liverpool harus mengambil keputusan besar.
Mendapatkan 85 juta pounds tentu sangat menggiurkan secara finansial.
Namun, menjual Gakpo tanpa pengganti yang sepadan bisa menjadi perjudian besar bagi The Reds.
Dengan bursa transfer yang tinggal menyisakan beberapa hari, masa depan Gakpo pun berpotensi menjadi salah satu saga transfer terbesar musim panas ini.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)