Nemu Formulir di Koran Kehujanan, Citra Scholastika Daftar Indonesian Idol, Tak Kecewa jadi Juara 2
ninda iswara August 30, 2026 10:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Citra Scholastika membagikan perjalanan panjang kariernya di industri musik, mulai dari mengikuti audisi Indonesian Idol saat berusia 15 tahun, sempat tereliminasi, hingga akhirnya menjadi runner-up dan kini memilih melanjutkan karier sebagai musisi independen.

Penyanyi Citra Scholastika mengungkap kisah perjalanan kariernya dalam perbincangan bersama Ferdy Tahier di acara All You Can Hear. Citra menceritakan berbagai fase yang dilaluinya, termasuk perjuangan saat mengikuti Indonesian Idol, masa sulit membangun popularitas, hingga keputusan untuk keluar dari manajemen dan berjalan sendiri sebagai penyanyi indie.

Awalnya Hanya Iseng Ikut Audisi Indonesian Idol

Citra mengaku mengikuti Indonesian Idol ketika masih berusia 15 tahun. Saat itu, ia baru sekitar enam bulan duduk di bangku SMA dan belum pernah mengikuti kompetisi menyanyi sebelumnya.

Ketertarikannya muncul karena Indonesian Idol tengah membuka audisi besar di Yogyakarta pada 2009. Sebelumnya, peserta asal Yogyakarta harus mengikuti audisi di kota lain seperti Semarang atau Surabaya.

"Aku suka nyanyi tapi aku enggak pernah festival gitu. Enggak pernah lomba. Jadi lomba pertama dalam hidup aku adalah Indonesian Idol," kata Citra.

Menurut Citra, selama itu menyanyi hanya menjadi kegiatan yang dilakukannya di lingkungan keluarga, gereja, atau acara perayaan. Ia belum pernah membayangkan musik sebagai profesi yang akan dijalani secara serius.

"Nyanyi itu di gereja atau di keluarga aja atau 17-an, pokoknya yang buat selebrasi-selebrasi, yang buat kumpul-kumpul aja gitu. Bukan untuk sesuatu yang kayak profesi gitu atau cita-cita itu enggak terpikir," ujarnya.

Baca juga: Detik-detik Pemakaman Haru Melitha Sidabutar, Citra Scholastika Menangis Antar Kepergian Sahabat

Formulir Audisi Ditemukan di Koran yang Kehujanan

Ada cerita unik di balik langkah pertama Citra menuju Indonesian Idol. Saat itu, ia dan teman-temannya mencari formulir pendaftaran melalui koran karena dianggap sebagai cara paling mudah dan murah.

Namun, formulir yang mereka temukan justru berada di koran yang sempat kehujanan. Citra dan temannya bahkan harus mengeringkan kertas tersebut sebelum bisa digunakan.

"Dan dilihat di kertas terakhirnya masih ada nih formulirnya dan hujan. Aduh, drama banget kayak sinetron banget kayak hujan terus jadi kita harus ngeringin dulu terus kita setrika," kenang Citra sambil tertawa.

Ia kemudian mengikuti big audition Indonesian Idol di Yogyakarta. Nomor peserta yang diterimanya bahkan menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat saat itu. Citra datang ke lokasi audisi sejak pagi, tetapi baru bertemu juri pada sore hari.

"Aku datang ke JSC tempat audisinya itu jam 7.00 pagi. Dan tahu enggak, Kak, aku baru ketemu juri itu jam 3.00 sore," katanya.

Nyanyi Akapela hingga Membuat Juri Berdiri

Setelah menunggu berjam-jam, Citra akhirnya mendapat kesempatan bernyanyi di hadapan salah satu juri awal, yakni Indra The Rain. Saat itu, Citra membawakan lagu Love of My Life milik Queen secara akapela. Penampilannya membuat juri yang semula terlihat lelah langsung memberikan perhatian penuh.

"Coba lagu yang lain," kata Citra menirukan respons juri saat itu.

Ia kemudian kembali menyanyikan lagu lain, termasuk lagu Indonesia Menghujam Jantungku. Dari proses tersebut, Citra berhasil masuk dalam 100 besar peserta audisi di Yogyakarta.

Beberapa bulan kemudian, saat mulai mengira dirinya tidak lolos ke tahap berikutnya, Citra justru mendapat telepon ketika sedang berada di sekolah.

"Kamu siap-siap ya untuk dikirimin tiket ke Jakarta karena kamu lolos untuk masuk ke Jakarta," kenang Citra mengenai kabar tersebut.

Menariknya, ia mengaku menjadi salah satu peserta terakhir yang mendapat panggilan untuk melanjutkan audisi ke Jakarta.

Sempat Tereliminasi, Citra Kembali Lewat Wild Card

Perjalanan Citra di Indonesian Idol tidak berjalan mulus. Setelah melalui berbagai tahapan, ia berhasil masuk 24 besar atau babak showcase. Namun, di tahap tersebut Citra justru sempat tereliminasi. Ia mengaku saat itu merasa sangat kecewa karena perjuangannya seolah harus berhenti setelah berhasil melangkah cukup jauh.

"Eh, sebenarnya aku justru kecewek tuh pas di showcase karena aku ngerasa aduh aku perjuangannya udah sampai sejauh ini, udah kita karantina dan lain-lain," ujarnya.

Citra bahkan mengaku sempat pulang ke Yogyakarta dan melihat wajahnya sudah terpampang di sejumlah tempat karena dukungan masyarakat terhadapnya.

Namun, kesempatan kedua datang melalui babak Wild Card. Para juri memilih sejumlah peserta yang telah tereliminasi untuk kembali berkompetisi dan kemudian ditentukan melalui dukungan masyarakat. Dari kesempatan itu, Citra berhasil masuk menjadi salah satu dari 13 kontestan Indonesian Idol.

"Akhirnya terpilih aku menjadi salah satu 13," katanya.

CITRA SCHOLASTIKA - Citra Scholastika ceritakan momen awal ikut ajang pencarian bakat Indonesian Idol, sempat tereliminasi, lalu balik lagi berkat wild card (Instagram/@citrascholastika)

Janji Akan Berjuang Mati-matian Setelah Mendapat Kesempatan Kedua

Kegagalan di babak showcase menjadi titik penting bagi Citra. Ia mengaku mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut dan berjanji akan tampil maksimal apabila kembali mendapatkan kesempatan.

"Aku sampai bilang sama diri aku ya, kalau sampai aku dikasih kesempatan sekali lagi untuk lolos, aku bakal benar-benar mati-matian deh," ujarnya.

Citra mengakui sebelumnya sempat merasa kurang maksimal karena tidak menyukai lagu yang dibawakannya. Namun setelah mendapatkan kesempatan melalui Wild Card, ia berusaha mengubah cara pandangnya.

"Aku janji aku bakal ngasih yang terbaik. Tapi aku enggak boleh banyak ekspektasi," katanya.

Perjuangan tersebut akhirnya membawanya hingga babak grand final Indonesian Idol. Citra kemudian keluar sebagai runner-up atau juara kedua.

Tak Kecewa Jadi Juara Dua Indonesian Idol

Meski gagal menjadi juara pertama, Citra mengaku tidak merasa kecewa. Baginya, bisa mencapai posisi dua besar merupakan pencapaian yang bahkan sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.

"Kalau ditanya apakah aku sedih atau enggak pas gagal jadi juara satu, menurut aku malah aku udah bersyukur udah sampai situ," kata Citra.

Ia merasa pencapaiannya semakin luar biasa karena datang dari latar belakang yang minim pengalaman kompetisi musik. Citra mengaku belum pernah mengikuti lomba menyanyi, belum memiliki pekerjaan reguler sebagai penyanyi, bahkan tidak memiliki pengalaman memainkan alat musik seperti sejumlah peserta lainnya.

"Kalau ditanya Citra dulu pernah menang apa ya, ya enggak ada gitu. Jadi benar-benar aku ngerasa malah lebih kebalikannya," ujarnya.

(TribunTrends)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.