Klarifikasi Polda Metro Jaya seusai Prajurit TNI Ditangkap saat Demo di DPR 27 Agustus
Tribun-video August 30, 2026 10:42 AM

- Seorang pria yang diduga prajurit TNI ditangkap oleh anggota kepolisian di tengah demo di DPR pada 27 Agustus 2026. 

Terkait hal itu, Polda Metro Jaya menyebut adanya kesalahpahaman. 

Polisi menegaskan peristiwa itu tidak berkaitan dengan konflik antarinstitusi TNI dan Polri. 

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. 

Ia mengatakan ada kesalahpahaman terjadi karena kondisi di lapangan.

Hal itu mengakibatkan polisi kesulitan mengidentifikasi setiap personel yang ada di lokasi.

Menurut Budi, situasi yang ramai saat pengamanan aksi membuat proses identifikasi personel menjadi sulit.

Kondisi tersebut kemudian menyebabkan seorang anggota TNI ikut diamankan oleh polisi.

“Itu kesalahpahaman, antarinstitusi sudah berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan itu," kata Budi.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan keterlibatan personel TNI dalam pengamanan aksi merupakan bagian perbantuan kepada POlri. 

Ia menegaskan pengamanan Jakarta dilakukan melalui sinergi berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, instansi terkait, dan masyarakat.

Diketahui sebelumnya, seorang prajurit TNI sempat diamankan polisi saat pengamanan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR. 

Anggota TNI yang saat itu tidak mengenakan seragam tersebut mulanya diduga sebagai provokator yang berniat membuat kericuhan di tengah massa aksi. 

Saat dilakukan pemeriksaan, anggota TNI tersebut kemudian menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) TNI kepada petugas.

Program: Tribunnews Update
Host: Maria Nanda Ayu Saputri 
Editor Video: Pandu Widarwoko
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.