Takjub Lihat Potensi Kebumen, Malaysia Tourism Siap Promosikan Keindahan Kebumen di Negeri Jiran
rika irawati August 30, 2026 11:07 AM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN- Event Kebumen Travel Mart (KTM) 2026 dan Gombong Festival of Culture Kebumen membuat takjub rombongan dari Malaysia Tourism.

Kebumen Travel Mart 2026 berlangsung selama tiga hari, Kamis- Sabtu (27-29/8/2026).

Acara dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua Umum Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan, dan Perwakilan Malaysia Tourism Datuk Hadi Bachtiar bin Amnan. 

Hadir juga para investor dalam dan luar negeri, pelaku UMKM, serta pegiat industri pariwisata dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, hingga Banjarmasin.

Baca juga: Jadwal dan Rangkaian Acara Gombong Culture Festival di Benteng Van der Wijck Kebumen

Pada kesempatan itu, Bupati Lilis Nuryani mengapresiasi antusiasme para tamu undangan yang hadir dari berbagai penjuru, termasuk 16 orang delegasi asal Banjarmasin dan rombongan dari Jakarta. 

Ia berpesan agar para pengunjung tidak terburu-buru meninggalkan Kebumen karena potensi wisata daerah yang sangat luas.

"Kebumen itu luas, pariwisatanya juga banyak. Nikmati dulu pariwisatanya, kulinernya, dan keramahan masyarakatnya." 

"Kebumen memiliki 26 kecamatan dan 460 desa, di mana masing-masing kecamatan memiliki daya tarik tersendiri seperti wisata tubing, perbukitan, hingga gua," ujarnya.

Lilis juga berharap ajang Kebumen Travel Mart dapat menjadi ruang strategis untuk mempertemukan para pelaku usaha pariwisata, pengelola destinasi, travel agent, hotel, komunitas, dan UMKM guna merajut peluang kolaborasi bersama.

Promosi Daerah Lewat Produk dan Wisata

Ketua Umum IWAKK Walet Emas, Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan mengungkap komitmen para diaspora dalam membantu memajukan daerah asal. 

Pihaknya berencana mendirikan koperasi di Jakarta guna menyerap dan memasarkan produk-produk UMKM Kabupaten Kebumen ke berbagai kota besar, semisal Bandung, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, hingga Banten.

Selain sektor UMKM, Ibnu Darmawan juga menyoroti pentingnya revitalisasi kawasan bersejarah Benteng Van der Wijck di Gombong.

"Kami mengusulkan agar kawasan tersebut dikelola secara optimal menjadi destinasi heritage berstandar internasional, termasuk rencana menggandeng jaringan internasional hingga ke Leiden untuk memperkaya narasi sejarah benteng serta menata rumah perwira kolonial menjadi homestay," ungkapnya. 

Baca juga: Gelaran Kebumen Fest 2026 Bikin Hotel-hotel Kebanjiran Tamu

Sementara, Perwakilan Malaysia Tourism, Datuk Hadi Bachtiar bin Amnan, turut menyampaikan kesan mendalamnya atas sambutan hangat yang diterima rombongannya di Kebumen. 

Dia menyatakan komitmennya untuk mempromosikan potensi pariwisata dan kebudayaan Kebumen kepada masyarakat Malaysia guna memperkuat kerja sama pariwisata lintas negara.

"Kami akan mempromosikan potensi pariwisata dan kebudayaan Kebumen kepada masyarakat Malaysia," katanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.