Pembangunan juga harus dilihat apakah direncanakan dengan baik, dilaksanakan secara profesional, serta menggunakan teknologi yang tepat dan berkelanjutan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Persatuan Insinyur Indonesia (PII) memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dengan nilai Indeks Keinsinyuran Daerah (IKD) tertinggi.

“Pembangunan juga harus dilihat apakah direncanakan dengan baik, dilaksanakan secara profesional, serta menggunakan teknologi yang tepat dan berkelanjutan,” kata Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Digitalisasi Pemerintah, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri Kemendagri David Yama dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

David mengatakan keterlibatan insinyur diperlukan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, hingga memastikan keberlanjutan pembangunan. Karena itu, IKD penting diukur di setiap daerah.

Sementara itu, Ketua Umum PII Ilham Akbar Habibie mengapresiasi Kemendagri atas kerja sama dalam pengukuran IKD yang untuk pertama kalinya dilakukan tersebut.

“Atas nama Persatuan Insinyur Indonesia, saya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri, khususnya Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri yang telah menyambut baik inisiatif PII untuk bekerja sama melakukan pengukuran Indeks Keinsinyuran Daerah,” kata Ilham.

Menurut Ilham, IKD bukan sekadar penghargaan, tetapi bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran melalui asesmen terhadap praktik keinsinyuran di seluruh pemerintahan daerah.

“Indeks Keinsinyuran Daerah bukan sekadar penghargaan. Hasil pengukuran IKD merupakan indikator bahwa praktik keinsinyuran mulai ditempatkan sebagai bagian penting dari tata kelola pembangunan daerah,” ujarnya.

Pada pengukuran perdana tersebut, Kemendagri dan PII mengukur 327 pemerintah daerah tingkat provinsi serta kabupaten/kota.

Dari enam provinsi yang masuk nominasi, Maluku Utara memperoleh penghargaan IKD Emas, Riau meraih IKD Perak, dan DKI Jakarta mendapatkan IKD Perunggu.

Maluku Utara juga memperoleh penghargaan Platinum sebagai daerah dengan nilai tertinggi dalam pengukuran IKD 2026.

Sementara itu, pada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Sragen memperoleh penghargaan IKD Perak, sedangkan Kota Balikpapan meraih IKD Perunggu.