Choo Sung Hoon Ungkap Sempat Kesulitan Finansial, Sepi Job Bertahun-tahun
Renisya Satya Putri August 30, 2026 01:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Choo Sung Hoon membuka cerita tentang masa-masa sulit yang pernah ia lalui secara finansial. Mantan petarung MMA yang kini dikenal sebagai bintang televisi ini mengaku sempat kehilangan hampir seluruh aktivitas syutingnya saat pandemi COVID-19 melanda.

Kisah ini terungkap lewat video terbaru di kanal YouTube pribadi Choo Sung Hoon bersama rapper Swings. Dalam perbincangan tersebut, Choo Sung Hoon mengenang kembali periode sulit dalam kariernya yang sempat berlangsung cukup lama.

Tiga hingga Empat Tahun Tanpa Pekerjaan

Choo Sung Hoon di Kolam Renag (credit: instagram.com/akiyamachoo)
Choo Sung Hoon di Kolam Renag (credit: instagram.com/akiyamachoo)

Choo Sung Hoon mengaku sempat mengalami masa vakum kerja selama tiga hingga empat tahun, dengan puncak kesulitan terjadi saat pandemi COVID-19. "Waktu COVID itu benar-benar nggak ada kerjaan sama sekali. Saat itu berat banget," kenangnya dalam obrolan tersebut.

Situasi ini semakin berat mengingat saat itu Choo Sung Hoon tinggal bersama keluarganya di Hawaii. Dengan aktivitas kerja yang praktis terhenti total, ia tetap harus menanggung biaya hidup yang tinggi sekaligus biaya pendidikan putrinya, Choo Sarang.

Tak Sanggup Cerita ke Sang Istri

Choo Sung Hoon mengaku tak pernah mengungkapkan kesulitan finansial ini kepada sang istri, Yano Shiho. "Aku nggak bisa cerita ke istriku. Tapi karena aku yang harus bayar, jadi berat banget rasanya," ungkapnya jujur soal beban yang ia pendam sendirian saat itu.

Biaya Hidup Mewah di Hawaii

Choo Sung Hoon memutuskan pindah ke Hawaii sejak 2018 demi pendidikan Choo Sarang. Biaya sekolah tahunan yang ditempuh sang putri di sekolah lokal Hawaii kala itu dilaporkan mencapai sekitar 35 juta won (setara Rp 451,2 juta) per tahun.

Rumah yang mereka tempati pun diketahui berukuran cukup besar, dengan pemandangan langsung ke Pantai Waikiki dan panorama Hawaii. Berdasarkan data 2019, nilai jual rumah tersebut ditaksir mencapai sekitar 7,2 miliar won (setara Rp 92,8 miliar), dengan biaya perawatan bulanan yang mencapai lebih dari 3 juta won (setara Rp 38,6 juta).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.