Bandara Nashville AS Bakal Berubah Nama Jadi Dolly Parton
Septian Deny August 30, 2026 01:30 PM

Liputan6.com, Washington - Gubernur Tennessee Bill Lee mengumumkan rencana untuk mengganti nama Nashville International Airport menjadi nama Dolly Parton, menyusul meninggalnya bintang musik country berusia 80 tahun itu akibat kanker pada pekan ini.

Dikutip dari BBC, Sabtu (29/8/2026), rencana tersebut muncul setelah ribuan penggemar menandatangani petisi daring yang meminta bandara tersebut dinamai untuk menghormati Parton. Penyanyi itu lahir di daerah pedesaan Tennessee sebelum kemudian pindah ke Nashville.

Dalam pernyataannya, Lee mengatakan telah berbicara dengan tim Parton. Menurutnya, pihak keluarga dan tim sang penyanyi menyampaikan apresiasi atas besarnya dukungan masyarakat untuk menghormati Dolly.

"Dolly Parton's extraordinary life is forever woven into the fabric of our state," kata Lee.

Ia menilai pemberian nama tersebut sesuai dengan posisi Nashville International Airport sebagai tempat Tennessee menyambut dunia.

"At a place where Tennessee welcomes the world, it is fitting that Nashville International Airport would bear the name of our state's favorite daughter and greet travelers with the enduring legacy of Dolly's music, generosity, faith, and kindness," demikian pernyataan gubernur pada Jumat.

Petisi untuk mengganti nama bandara tersebut sebenarnya telah diluncurkan sejak Januari 2025. Namun, dukungan kembali meningkat setelah kabar kematian Parton. Hingga Jumat malam, petisi itu telah mengumpulkan hampir 160.000 tanda tangan.

"What a wonderful way to share her light and magic across Tennessee and the world," tulis petisi tersebut terkait rencana menjadikan nama Parton sebagai nama bandara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.