TRIBUNBATAM.id - Perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan diri sendiri maupun keluarga.
Namun, tidak sedikit perempuan yang masih menunda pemeriksaan kesehatan hingga muncul keluhan.
Padahal, berbagai faktor risiko kesehatan dapat dikenali lebih awal melalui skrining kesehatan secara berkala, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum kondisi berkembang menjadi lebih serius.
Sejalan dengan berkembangnya ilmu kedokteran dan teknologi laboratorium, pendekatan kesehatan perempuan kini semakin menekankan aspek preventif melalui skrining kesehatan, pemeriksaan laboratorium, serta penerapan gaya hidup sehat dan pemenuhan nutrisi yang tepat.
Pendekatan tersebut membantu perempuan memahami kondisi tubuhnya secara lebih menyeluruh, sehingga dapat mengambil keputusan kesehatan yang lebih tepat sesuai kebutuhan pada setiap tahap kehidupannya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Seminar Nasional Awam “She Thrives: A Road to Better Health” yang diselenggarakan Prodia pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di Hotel Planet Holiday, Galaxy Ballroom 2 & 3 Lantai 3, Batam.
Seminar ini menjadi wadah edukasi bagi masyarakat, khususnya perempuan, untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui upaya preventif, skrining kesehatan, serta penerapan gaya hidup sehat sebagai bagian dari investasi kesehatan jangka panjang.
Seminar ini menghadirkan dr. Gumilang Wiranegara, Sp.OG (K) Onk, FMIS, serta perwakilan Prodiayakni Bernard Adi Duanta Tarigan yang berbagi wawasan mengenai layanan diagnostik yang tersedia di Prodia dalam mendukung upaya kesehatan perempuan.
Melalui sesi edukasi dan diskusi, peserta diajak untuk lebih memahami pentingnya mengenali kondisi kesehatan sejak dini serta menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari kebiasaan hidup yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Gumilang Wiranegara, Sp.OG (K) Onk, FMIS menekankan pentingnya pendekatan preventif dalam menjaga kesehatan perempuan. Menurutnya, upaya menjaga kesehatan sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika muncul keluhan, tetapi dimulai dengan mengenali faktor risiko dan melakukan pemeriksaan yang sesuai secara berkala.
“Menjaga kesehatan perempuan perlu dimulai dari kesadaran untuk mengenali kondisi tubuh dan memahami faktor risiko yang dimiliki. Dengan melakukan langkah preventif dan skrining secara tepat, kita dapat mengetahui kondisi kesehatan lebih dini dan menentukan langkah selanjutnya dengan lebih baik,” ujar dr. Gumilang Wiranegara, Sp.OG (K) Onk, FMIS.
dr. Gumilang Wiranegara, Sp.OG (K) Onk, FMIS juga turut memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh melalui kombinasi skrining, pola hidup sehat, dan pemenuhan kebutuhan nutrisi. Menurutnya, setiap perempuan memiliki kebutuhan kesehatan yang dapat berbeda, sehingga penting untuk memahami kondisi tubuh dan menyesuaikan langkah pemeliharaan kesehatan berdasarkan kebutuhan masing-masing.
Sementara itu, Bernard Adi Duanta Tarigan selaku Regional Product Executive Sumatra Areamenjelaskan bahwa perkembangan teknologi pemeriksaan laboratorium turut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk lebih proaktif dalam menjaga kesehatan.
Pemeriksaan kesehatan dapat menjadi salah satu langkah untuk memperoleh gambaran kondisi tubuh secara lebih objektif dan membantu masyarakat menentukan langkah kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini juga sejalan dengan Prodia yang juga memperluas akses melalui layanan pemeriksaan di rumah dan aplikasi digital.
“Kesadaran untuk menjaga kesehatan perlu dibangun sebelum muncul keluhan. Dengan akses terhadap edukasi dan pemeriksaan kesehatan yang semakin mudah, masyarakat memiliki kesempatan untuk lebih mengenali kondisi tubuh dan mengambil langkah kesehatan secara lebih proaktif,” ujar Bapak Bernard.
Seminar Nasional Awam di Batam ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow edukasi kesehatan Prodia yang diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia sepanjang tahun 2026. Melalui kegiatan ini, Prodia terus berkomitmen meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui edukasi yang mudah dipahami, akses layanan pemeriksaan yang semakin mudah, serta inovasi diagnostik yang mendukung pendekatan preventive dan personalized health.
Melalui kegiatan ini, Prodia berharap semakin banyak perempuan terdorong untuk lebih proaktif menjaga kesehatannya, bukan hanya ketika sakit, tetapi dengan membangun kebiasaan melakukan skrining kesehatan secara berkala, memenuhi kebutuhan nutrisi, serta menerapkan gaya hidup sehat. Dengan demikian, setiap perempuan dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas di setiap fase kehidupannya.
#Prodia #TenangKarenaTau
Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.
Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.
Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.
Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.
Hingga 31 Maret 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 395 outlet, di 82 kota, 112 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre,, Prodia Women’s Health Centre, dan Prodia Senior Health Centre.
Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:
Reskia Dwi Lestari
Marketing Communication Manager
PT Prodia Widyahusada Tbk
Ph. +62-21-3144182 ext 3762
Email reskia.dwi@prodia.co.id