Rayakan HUT Polwan, Polda Sumbar Buka Pendaftaran Police Women Run IV 2026 Target 3.500 Peserta
Rahmadi August 30, 2026 01:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Polda Sumatera Barat (Sumbar) kembali menggelar Police Women Run (PWR) IV 2026 di Kota Bukittinggi pada bulan September 2026 mendatang.

Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, ajang lari yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia pada 1 September 2026 ini menargetkan 3.500 peserta.

Police Women Run IV 2026 mengusung tema "Run The Culture". Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, mengatakan tema tersebut sejalan dengan semangat culture policing yang dikembangkan Polri.

Menurutnya, pendekatan tersebut mendorong pemolisian yang berangkat dari nilai-nilai budaya positif yang hidup di tengah masyarakat.

Baca juga: Air PDAM Terganggu di Lima Daerah Padang, Pipa IPA Palukahan Bocor

"Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan bahwa budaya positif dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti disiplin, saling menghargai, peduli terhadap sesama, hidup sehat, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban," kata Solihin dalam kegiatan press conference dan launching event Police Women Run IV 2026 di Mapolda Sumbar, Minggu (30/8/2026)

Kegiatan launching diawali dengan event lari sekira pukul 07.00 WIB yang diikuti oleh jajaran kepolisian hingga masyarakat umum yang titik start serta finish di Mapolda Sumbar.

Bukan Sekadar Lomba Lari

Solihin menegaskan, Police Women Run bukan sekadar perlombaan untuk mencapai garis finis.

Setiap langkah peserta diharapkan membawa pesan mengenai disiplin, sportivitas, kepedulian, persaudaraan, serta semangat membangun kehidupan yang aman dan harmonis.

"Pada tahun ini, Police Women Run mengusung tema Run The Culture. Tema tersebut sejalan dengan semangat culture policing, yaitu membangun pola pemolisian yang berangkat dari nilai-nilai budaya positif yang hidup di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia menyebut culture policing harus diwujudkan melalui perilaku dan tindakan nyata.

Baca juga: Pabrik Beli Rp 3.942 per Kg, Cek Harga TBS Sawit Pasaman Barat Terbaru

Bagi Polri, kata Solihin, pendekatan tersebut menjadi bagian penting untuk membangun hubungan yang lebih dekat, humanis, dan harmonis dengan masyarakat.

"Culture policing bukan hanya sebuah konsep, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan nyata," katanya.

Solihin juga mengajak masyarakat menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk membangun kebiasaan positif melalui olahraga dan kebersamaan.

"Kita berlari bukan hanya untuk mencapai garis finis, tetapi juga membawa nilai-nilai disiplin, sportivitas, kepedulian, persaudaraan, dan semangat membangun kehidupan yang aman serta harmonis," ucapnya.

Digelar di Bukittinggi karena Sejarah Polwan

Karo SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, mengatakan Bukittinggi kembali dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Police Women Run karena memiliki kaitan sejarah dengan kehadiran Polwan.

Menurutnya, pelaksanaan di Bukittinggi juga menjadi kelanjutan dari tiga edisi sebelumnya yang juga dilaksanakan di kota tersebut.

Baca juga: Agenda Wali Kota Padang Hari Ini: Senam, Maulid Nabi hingga Pagelaran Bung Hatta

"Ini merupakan event yang ke-4 kalinya. Kenapa kita adakan di Bukittinggi, karena ini sarat dengan history yang ada," kata Anissullah.

"Ini juga menyambung dari event pertama, kedua dan ketiga yang juga di Bukittinggi," sambungnya.

Ia berharap penyelenggaraan tahun ini dapat menghadirkan jumlah peserta yang lebih banyak sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan dibandingkan edisi sebelumnya.

"Kita berharap pada event kali ini perbedaannya yaitu kualitas yang lebih baik dari sebelumnya, dengan jumlah peserta yang hadir akan lebih banyak," ujarnya.

Peserta dari Berbagai Daerah

Police Women Run IV 2026 tidak hanya menyasar peserta dari Sumatera Barat.

Anissullah mengatakan peserta dari berbagai daerah di Indonesia ditargetkan ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Kondisi itu dinilai memberikan peluang bagi Kota Bukittinggi untuk mendapatkan dampak ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Tentu UMKM akan berdampak positif pada event ini. Karena peserta kita bukan hanya di Sumatera Barat saja, tapi se-Indonesia akan hadir pada event ini," katanya.

Ia berharap jumlah peserta pada edisi keempat ini dapat lebih ramai dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

"Kita berharap event kali ini bisa lebih ramai dari sebelumnya," ujarnya.

UMKM hingga Kesenian Disiapkan

Polda Sumbar bersama Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung bagi peserta dan masyarakat.

Di antaranya adalah fasilitas bagi pelaku UMKM, penyediaan souvenir, makanan, hingga pertunjukan kesenian.

Baca juga: UNP Tingkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMKN 1 Kinali Lewat Trainer Teknologi Otomotif

Anissullah mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemko Bukittinggi untuk mendukung berbagai kebutuhan selama pelaksanaan kegiatan.

"Kita juga sudah menyiapkan fasilitas UMKM dan bekerja sama dengan Pemko Bukittinggi terkait penyediaan souvenir, makanan dan kesenian-kesenian untuk menghibur," katanya.

Dengan demikian, Police Women Run diharapkan tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku ekonomi lokal untuk mendapatkan manfaat dari kedatangan ribuan peserta dan pengunjung.

Race Day 27 September 2026

Berdasarkan linimasa yang telah disiapkan panitia, rangkaian Police Women Run IV 2026 dimulai dengan promotion and introduction event serta registrasi pada 30 Agustus hingga 19 September 2026.

Selanjutnya, peserta akan diarahkan untuk mengambil race pack collection pada 25-26 September 2026.

Baca juga: UNP Tingkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMKN 1 Kinali Lewat Trainer Teknologi Otomotif

Puncak kegiatan atau race day dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 27 September 2026 di Kota Bukittinggi.

Panitia menargetkan total 3.500 peserta untuk mengikuti ajang tersebut.

Peserta akan dibagi dalam dua kategori jarak, yakni 5K dan 10K.

Untuk kategori 5K, peserta terdiri atas kategori pelajar, umum, dan Polri.

Sementara kategori 10K terdiri atas pelajar, umum, Polri, serta kategori Master 40+.

Biaya Pendaftaran Mulai Rp150 Ribu

Biaya pendaftaran Police Women Run IV 2026 berbeda berdasarkan kategori peserta dan periode pendaftaran.

Untuk kategori 5K pelajar, biaya pendaftaran normal ditetapkan sebesar Rp200 ribu.

Baca juga: 5 Gunung Populer di Sumatera Barat, Pahami Ketinggian dan Status Jalur Sebelum Mendaki

Sementara peserta umum dan Polri kategori 5K mendapatkan tarif Super Early Bird sebesar Rp150 ribu, Early Bird Rp225 ribu, dan tarif normal Rp300 ribu.

Untuk kategori 10K, peserta pelajar dikenakan biaya normal sebesar Rp250 ribu.

Sedangkan peserta umum, Polri, dan kategori Master 40+ mendapatkan tarif Super Early Bird Rp200 ribu, Early Bird Rp300 ribu, dan tarif normal Rp400 ribu.

Polda Sumbar berharap pelaksanaan Police Women Run IV 2026 dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Selain menjadi ruang bagi Polwan untuk memperkuat semangat pengabdian, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di Kota Bukittinggi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.