Grid.ID - Seorang nenek berusia 89 tahun di Palembang dikabarkan tewas usai dibakar oleh cucunya sendiri. Nenek 89 tahun itu tutup usia setelah mengalami luka bakar 95 persen di sekujur tubuhnya.
Adapun korban itu diketahui bernama Maria Then Sui. Ia diduga mengalami tindakan kekerasan oleh cucunya sendiri berinisial M (27).
M diduga menyiramkan botol berisi pertalite ke arah korban saat berada di dapur rumahnya di Jalan Sukarela Lorong Batujajar KM 7, RT 20 RW 7, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Palembang. Akibat kejadian itu, korban tersambar api di kompor hingga dikabarkan tewas.
Lantas bagaimana kronologi nenek 89 tahun dibakar cucu di Palembang? Simak ulasannya.
Kronologi Nenek 89 Tahun Dibakar Cucu di Palembang
Berdasarkan pengakuan anak korban, Chen Chen (47) kejadian nahas itu bermula saat M datang ke rumah. Cucu korban itu datang dalam kondisi marah dan langsung menuju ke dapur.
Saat itu, ibunya (korban) sedang menggoreng makanan di dapur. Tiba-tiba M diduga melemparkan botol berisi pertalite ke arah korban.

Chen Chen sempat berusaha mengamankan kondisi dapur dengan mematikan kompor yang berada di sekitar korban. Setelah itu, Chen Chen pergi membangunkan anak-anaknya yang sedang bersiap sekolah.
Namun, ketika kembali ke dapur, api sudah menyambar tubuh ibunya. Ia menduga masih ada kompor yang masih hidup hingga menyambar tubuh sang ibu yang penuh dengan bensin.
"Ibu saya lagi di dapur menggoreng gorengan. Ada kakak saya di dalam kamar mandi. M datang sambil marah-marah," kata Chen Chen, Sabtu (29/8/2026) dilansir Kompas.com.
"Api sudah besar menyambar. Ternyata dari kompor yang masih hidup. Mungkin karena ruangannya masih tertutup, jendela dan pintu belum dibuka," ujarnya.
Tak tinggal diam, Chen Chen lantas berusaha memadamkan api dan meminta pertolongan warga sekitar. Korban juga langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Namun sayang, korban dikabarkan meninggal dunia setelah bertahan selama beberapa jam. Bahkan, salah satu anak korban lainnya, Katarina (51), yang berada di dapur saat kejadian juga turut terkena api dan mendapatkan penanganan medis.
“Ibu saya mengalami luka bakar hingga sekitar 95 persen,” jelasnya.
Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Pelaku sempat diamankan warga pascakejadian. Namun, ia lantas dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ernaldi Bahar karena memiliki riwayat gangguan jiwa.
"Pelaku sudah kami bawa ke RS Ernaldi Bahar didampingi orang tuanya. Dari keterangan keluarga, pelaku sebelumnya juga pernah menjalani perawatan di RS Ernaldi Bahar Palembang," ujar Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Alex Andriyan.
Melansir dari TribunSumsel.com, keluarga, pelaku memang sering meluapkan emosi tanpa alasan yang jelas hingga meresahkan penghuni rumah. Bahkan, malam sebelum kejadian, pelaku juga sempat mengamuk.
"Malam sebelum kejadian dia marah-marah tidak jelas. Karena kami sudah resah, minta tolong Ketua RT untuk menyuruhnya pergi menjauh dari rumah. Pagi kejadian dia balik lagi ke sini, ke rumah ibu di sebelah. Terus terjadilah peristiwa itu," ungkap anak korban, Agustina.
"Iya, memang ada riwayat gangguan jiwa. Sempat diamankan Polsek Sukarami, tetapi sepertinya sudah dibawa ke RS Ernaldi Bahar," ujar Agustina.
Demikianlah kronologi nenek 89 tahun dibakar cucu di Palembang.