TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Kabupaten Bengkulu Tengah bakal menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam rencana pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Regional yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah berharap rencana pengolahan sampah regional tersebut nantinya dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Asisten II Setda Kabupaten Bengkulu Tengah, Nurul Iwan Setiawan, mengatakan manfaat dari rencana TPST Regional diharapkan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan sampah.
Pemkab juga berharap keberadaan TPST tersebut nantinya dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk dari sisi ekonomi.
“Kita berharap nantinya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Tentu hal itu membantu pemerintah daerah dalam mensejahterakan masyarakat Bengkulu Tengah,” kata Nurul, seperti dikutip dari siaran pers Pemkab Bengkulu Tengah.
Rencana TPST Regional tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di Gedung Aula Merah Putih, Kamis (27/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas kesiapan dan langkah yang perlu dilakukan dalam mendukung rencana pengelolaan sampah secara terpadu.
Masih Tahap Pembahasan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkulu Tengah, Faisal Eriza, menjelaskan Bengkulu Tengah menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam rencana TPST Regional yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan sehingga berbagai aspek masih perlu dipersiapkan dan dikoordinasikan lebih lanjut.
“Bengkulu Tengah menjadi wilayah rencana pembangunan TPST. Saat ini masih dalam tahap pembahasan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam hal ini tentu kami mendukung pembangunan TPST ini ke depannya,” jelas Faisal.
Pemkab Bengkulu Tengah menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut.
Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan pihak terkait juga akan terus dilakukan untuk mengikuti tahapan yang sedang berjalan.
Bakal Disosialisasikan kepada Masyarakat
Selain melakukan koordinasi, Pemkab Bengkulu Tengah akan memberikan informasi kepada masyarakat secara bertahap sesuai perkembangan rencana TPST Regional.
Nurul mengatakan sosialisasi menjadi bagian penting karena masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai konsep dan manfaat TPST.
“Dengan adanya rencana ini tentu kita akan melakukan sosialisasi. Secara prinsip, TPST ini berbeda dengan TPA,” ujarnya.
Sosialisasi tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh pemahaman mengenai konsep dan manfaat TPST.
Pemkab Bengkulu Tengah berharap rencana TPST Regional dapat mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan aspek lingkungan.