Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara bakal mengajukan pembangunan asrama guru SD dan SMP ke Pemerintah Pusat.
Pemkab TTU berharap mendapat dana revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengatakan, pembangunan asrama guru sudah disetujui dan akan ditindaklanjuti.
Menurutnya, Kabupaten TTU akan menjadi sasaran pembangunan asrama guru.
Ia menyebut, penasihat hukumnya dalam hal ini Dr. Saiful Anam merupakan staf ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
"Kebetulan beliau datang ke sini, saya bilang, revitalisasi jangan hanya sekolah. Tetapi masih banyak juga kebutuhan yang mendesak perlu dibangun," ujarnya, Minggu (30/8/2026).
Kebutuhan mendesak tersebut adalah asrama guru. Asrama guru ini penting agar para guru yang berdomisili di wilayah lain tidak terlambat datang ke sekolah.
Baca juga: Bupati TTU Kukuhkan Kelas Kemampuan Kelompok Tani di Desa Bitefa
Mereka bisa menetap di lingkungan sekolah tersebut tanpa harus pulang ke rumah setelah mengajar. Salah satu hal yang menjadi penyebab guru terlambat ke sekolah adalah karena tempat tinggal yang jauh.
"Guru tinggal di Kefamenanu, mengajarnya di Bikomi, guru tinggal di Kefamenanu mengajarnya di Maurisu bahkan di Ponu," ungkapnya.
Pemkab TTU tidak menghendaki menurunnya kualitas pendidikan karena disebabkan faktor-faktor yang sudah disebutkan di atas.
Falentinus meminta para kepala sekolah SD dan SMP di Kabupaten TTU untuk melaporkan kebutuhan pembangunan asrama guru di sekolah mereka masing-masing.
Ia mengatakan, Pemkab TTU berupaya memenuhi segala kepentingan pendidikan anak-anak. Generasi muda adalah kunci masa depan Kabupaten TTU.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga diminta untuk berkoordinasi dengan para kepala sekolah agar segera menginput analisis kebutuhan untuk diajukan. (bbr)