Pembunuhan di Pasar 45 Manado Bikin Pedagang Ketakutan, Penjual Kacang Pilih Tutup Lebih Awal
Gryfid Talumedun August 30, 2026 09:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan kembali terjadi di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). 

Peristiwa tragis ini berlangsung di depan pertokoan kawasan New Bendar Pasar 45, Jalan Walanda Maramis, Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang, pada Minggu (30/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.

Kawasan New Bendar berjarak sekira 13 kilometer dari Bandara Samratulangi.

Baca juga: Sosok Abdul Sukur dan Abdulahil Ma Suumi Syaen, Korban Penikaman di Pasar 45 Manado

Mohammad Abdul Sukur (25) warga Pamongan, Guntur, Demak, Jawa Tengah meregang nyawa setelah mendapat beberapa tikaman senjata tajam.

Korban lainnya yakni Muhammad Abdulahil Ma' Suumi Syaen mengalami luka pada bagian lengan kanan akibat senjata tajam.

Kejadian tersebut memicu trauma dari para pedagang sekitar.

Utamanya para penjual kacang rebus yang biasa mangkal depan New Bendar hingga larut malam.

"Kami ketakutan," kata seorang penjual kacang rebus wanita yang enggan namanya disebut kepada Tribunmanado Minggu (30/8/2026) sore.

Tangan kirinya memegang alat timbangan kacang.

Sedang tangan kanannya menunjuk ke arah TKP yang hanya berjarak belasan meter dari situ.

"Tadi disini ada olah TKP," katanya.

Ia mengaku akan tutup cepat untuk sementara waktu.

Sampai para pelaku sudah tertangkap dan situasi aman.

Sebelumnya beredar kabar bilamana para pelaku adalah warga yang tak jelas dari mana dan melakukan kekerasan pada sembarang orang.

Saksi Muhammad Kotir menerangkan bahwa sebelum kejadian dirinya bersama kedua korban serta beberapa rekannya berada di kawasan Taman Kesatuan Bangsa (TKB).

Ia mengaku belum tahu motif para pelaku serta identitas mereka.

Berdasarkan pantauan Tribunmanado di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Minggu (30/8/2026), lokasi kejadian berada tepat di jalan depan sebuah toko. 

Keterangan seorang penjual, dirinya mengaku mendengar kabar tersebut dari rekannya yang bekerja sebagai tukang parkir. 

Pada malam sebelum kejadian, ia sempat berjualan namun sudah pulang lebih awal. "Tapi hanya sampai pukul 9 malam," tambahnya. 

Menurut pengetahuannya, kasus pembunuhan baru pertama kali ini terjadi di lokasi tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa pelaku penganiayaan berjumlah lebih dari satu orang. 

Sementara itu, korban meninggal dunia dikabarkan berasal dari wilayah Jawa.

Kapolsek Wenang, AKP Dr. H. Ronald Varit Sabaja, S.H., M.H., membenarkan adanya kasus pembunuhan tersebut. "Saat ini sudah ditangani oleh pihak Polresta Manado," kata dia. Art

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.