Karhutla di Tanahbumbu Kalsel Meluas, Tercatat Telah 171 Hektare Terbakar
Irfani Rahman August 31, 2026 04:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus meluas di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan sepanjang bulan Agustus 2026. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat total luas lahan yang terbakar telah mencapai 171 hektar.

Dari luas wilayah terdampak tersebut, tim satgas gabungan  berhasil memadamkan dan menangani area kebakaran seluas 90,6 hektar.

Keterbatasan sarana pendukung di medan kebakaran menjadi kendala  petugas dalam menjangkau dan menjinakkan kobaran api secara cepat.

Kepala BPBD Tanah Bumbu Sulhadi mengonfirmasi bahwa kendala geografis di lokasi titik api amat menyulitkan pergerakan tim darat di lapangan.

Baca juga: Setubuhi Siswi, Oknum Guru PPPK di Tanahbumbu Ini Diringkus Polisi, Sejak Korban Berusia 16 Tahun

Baca juga: Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara di HSS dan Tabalong Kalsel Dilaporkan Berbahaya  

"Update terbakar hari ini totalnya ada 171 hektar dan yang tertangani sebesar 90,6 hektar," ujar Sulhadi saat memberikan keterangannya di Batulicin, Senin (31/8/2026).

Ia menegaskan bahwa keterbatasan akses jalan menuju lokasi terisolasi serta minimnya sumber air di sekitar titik api menjadi tantangan terbesar yang dihadapi tim pemadam saat ini.

Berdasarkan data rekapitulasi BPBD Tanah Bumbu periode 1 hingga 30 Agustus 2026, tercatat sebanyak 68 kejadian karhutla menyebar di berbagai kecamatan.

Kecamatan Batulicin menjadi wilayah paling rawan dengan 26 kejadian, disusul Kusan Tengah sebanyak 22 kejadian, dan Simpang Empat dengan 10 kejadian.

Sementara itu, wilayah Satui dan Kusan Hulu masing-masing mencatat 3 kejadian, Kusan Hilir 2 kejadian, serta Mentewe dan Sungai Loban masing-masing menyumbang 1 kejadian.

Eskalasi karhutla belum mereda hingga hari terakhir bulan Agustus. Pada Senin (31/8/2026), BPBD merekap penambahan 7 kejadian karhutla baru dalam sehari.

Pada 30 Agustus kemarin,  ada 7 kasus karhutla  yang terjadi tersebar di Kelurahan Gunung Tinggi dan Kelurahan Batulicin di Kecamatan Batulicin, Desa Salimuran di Kusan Tengah, serta Desa Sari Gadung di Simpang Empat.

Lokasi kebakaran lainnya berada di Desa Tanete dan Desa Sungai Lembu di Kecamatan Kusan Hilir, serta Desa Satui Timur di Kecamatan Satui.

Menanggapi maraknya titik api, tim siaga BPBD Tanah Bumbu terus memantau pergerakan hotspot dan mengerahkan personel begitu menerima laporan warga.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk menghentikan aktivitas pembakaran lahan dalam bentuk apa pun karena kondisi cuaca kering saat ini sangat rentan memicu perambatan api secara cepat.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.