Nunukan Color Festival 2026 jadi Magnet Warga, Ada Peserta dari Sebatik hingga Malaysia
Amiruddin August 31, 2026 05:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - GOR Dwikora Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara,  mendadak dipenuhi lautan peserta dengan pakaian warna-warni, pada Minggu (30/8/2026).

Suasana meriah mewarnai Nunukan Color Festival 2026, yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan, sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tak sekadar olahraga, kegiatan ini menjadi ajang masyarakat Nunukan untuk bersenang-senang, berkumpul, sekaligus menikmati hiburan bersama.

Mengusung konsep colored race, para peserta diajak berlari sejauh 5 kilometer dengan titik start dan finish di GOR Dwikora Nunukan.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Nunukan, H. Sura’i, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan konsep olahraga yang menyenangkan agar dapat dinikmati berbagai kalangan.

“Pada hari ini kita melaksanakan colored race, yaitu lari dengan warna-warni.

Gunanya memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat agar senang berolahraga dan bergembira,” ujar Sura’i kepada TribunKaltara.com.

 

Kepala Disbudporapar Kabupaten Nunukan, H. Sura’i
NUNUKAN COLOR FEST - Kepala Disbudporapar Kabupaten Nunukan, H. Sura’i, saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan Nunukan Color Festival 2026 yang berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. (TribunKaltara.com/Fatimah Majid) 

Baca juga: 42 Petugas Apotek dan Toko Obat Ikuti Bimtek yang Diinisiasi Dinkes Nunukan

Yang menarik, jumlah masyarakat yang ikut memeriahkan kegiatan tersebut ternyata jauh lebih banyak dibanding peserta yang terdaftar secara resmi.

Sura’i menyebut peserta yang terdaftar berada di kisaran 500 orang.

Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, jumlah peserta diperkirakan mencapai 800 orang.

Tak hanya warga Nunukan.

Peserta juga datang dari Sebatik, bahkan terdapat peserta dari Malaysia.

“Alhamdulillah, antusiasnya luar biasa.

Di Nunukan sendiri sudah begitu banyak, ditambah Sebatik bahkan ada yang dari Malaysia,” katanya.

Menurut Sura’i, tingginya antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat menyambut positif kegiatan olahraga sekaligus hiburan yang digelar pemerintah daerah.

Keterbatasan perlengkapan menjadi salah satu alasan jumlah peserta resmi lebih sedikit dibandingkan peserta yang hadir.

Panitia sebelumnya menyediakan perlengkapan berupa baju, kacamata hingga tas bagi peserta yang telah mendaftar.

“Kalau peserta yang terdaftar itu di kisaran 500, tapi seluruhnya mungkin mencapai 800 orang. Karena tidak semua terdaftar, keterbatasan sarana yang kita siapkan,” jelasnya.

Doorprize Jadi Buruan Peserta

Kemeriahan Nunukan Color Festival 2026 tidak berhenti pada aktivitas lari.

Peserta juga disuguhkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari best costume hingga pembagian doorprize.

Peserta pun berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah yang disiapkan panitia bersama para sponsor.

Sura’i memberikan apresiasi kepada pihak perusahaan dan sponsor yang telah ikut mendukung kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para sponsor.

Begitu banyak memberikan hadiah-hadiah untuk doorprize dan sebagainya.

Ini juga sangat membantu kita, Pemerintah Kabupaten Nunukan,” ungkapnya.

Ia berharap dukungan tersebut dapat terus diberikan dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Nunukan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar setiap tahun sebagai sarana olahraga sekaligus hiburan bagi masyarakat Nunukan.

Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi penyemangat masyarakat Nunukan untuk bersama-sama membangun Kabupaten Nunukan agar semakin maju.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.