PNM Pastikan Nasabah Terdampak Kebakaran di Desa Adat Sade NTB Dapatkan Pendampingan
Mochamad Dipa Anggara August 31, 2026 05:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, LOMBOK — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Peduli menyalurkan bantuan kepada warga dan nasabah PNM Mekaar yang terdampak kebakaran di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 21.00 WITA.

Kejadian kebakaran tersebut menghanguskan ratusan rumah tradisional suku Sasak.

Warga terpaksa menyelamatkan diri dan meninggalkan sejumlah barang milik mereka yang kemudian ikut terbakar.

Dampak kebakaran tidak hanya membuat warga kehilangan tempat tinggal, tetapi juga memukul aktivitas ekonomi masyarakat.

Sejumlah warga, termasuk nasabah PNM Mekaar, menjalankan usaha kerajinan tenun yang menjadi salah satu sumber pendapatan keluarga.

Rumah, alat tenun, hasil produksi, hingga kios-kios kecil yang digunakan untuk menjual kerajinan kepada wisatawan turut terdampak kebakaran.

PNM memastikan nasabah terdampak kebakaran di Desa Adat Sade dapat pendampingan
PNM memastikan nasabah terdampak bencana kebakaran di Desa Adat Sade mendapatkan pendampingan dan tidak menghadapi masa sulit seorang diri.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan perusahaan ingin memastikan nasabah terdampak bencana mendapatkan pendampingan dan tidak menghadapi masa sulit seorang diri.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika masyarakat sedang berada dalam situasi sulit, PNM tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga tetap bersama mereka sampai kondisi berangsur pulih," ujar Kindaris.

"Setelah kebutuhan darurat terpenuhi, kami akan terus melihat kebutuhan lanjutan, termasuk bagaimana nasabah dapat kembali menjalankan aktivitas dan usahanya,” tambahnya.

Melalui PNM Peduli, bantuan disalurkan berdasarkan pemetaan kebutuhan warga di lapangan.

Tim PNM terlebih dahulu melihat kondisi masyarakat terdampak untuk menentukan bentuk bantuan yang paling dibutuhkan.

Hasil pemetaan menunjukkan perlengkapan rumah tangga menjadi salah satu kebutuhan mendesak warga.

Peralatan untuk memasak, makan, minum, dan kebutuhan aktivitas sehari-hari banyak yang musnah akibat kebakaran.

"Bantuan perlengkapan rumah tangga tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar setelah kehilangan sebagian besar barang milik mereka," ucap Kindaris.

Selain memenuhi kebutuhan darurat, lanjut Kindaris, PNM juga akan melihat kebutuhan lanjutan masyarakat terdampak, terutama nasabah yang kehilangan sarana usaha.

Langkah tersebut dilakukan agar nasabah PNM Mekaar dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi secara bertahap setelah kondisi mulai pulih.

"Kehadiran PNM Peduli di Desa Adat Sade menjadi bagian dari respons perusahaan terhadap nasabah dan masyarakat yang terdampak bencana," ungkapnya.

Kindaris menyebutkan, bahwa bantuan diberikan langsung ke lokasi kurang dari satu minggu setelah kebakaran terjadi.

"Belum genap satu minggu setelah kebakaran, dukungan telah tiba dan diserahkan langsung kepada mereka yang membutuhkan," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.