Kasus Morata Jadi Pelajaran, Fabregas Ultimatum Como Datangkan Striker Baru
Arif Tio Buqi Abdulah August 31, 2026 07:30 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Cesc Fabregas memberikan ultimatum kepada manajemen Como setelah kemenangan 2-1 atas Napoli di Stadion Diego Armando Maradona dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (30/8/2026).

Setelah pertandingan tersebut, Como hanya memiliki waktu dua hari untuk menyelesaikan misi mendatangkan seorang penyerang baru.

Jendela transfer musim panas Liga Italia diketahui akan ditutup pada Rabu (2/9/2026).

Pelatih asal Spanyol tersebut menuntut tambahan amunisi di lini depan Como.

Hal itu mengingat padatnya jadwal yang akan dijalani Como musim ini setelah tampil di tiga kompetisi, termasuk Liga Champions.

Como berpotensi menjalani pertandingan setiap tiga hari sekali sepanjang musim.

Sementara itu, Fabregas saat ini hanya memiliki dua penyerang utama, yakni Anastasios Douvikas yang mencetak satu gol ke gawang Napoli serta pemain muda Giovane Santana.

"Jelas, saya mengharapkan seorang striker," ungkap Fabregas kepada DAZN.

"Douvikas tidak bisa bermain di Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions, dan kami tidak bisa bermain di tiga kompetisi hanya dengan satu striker," ungkapnya.

Penyerang Spanyol Alvaro Morata (Tengah) merayakan gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia 2022 Qatar antara Jepang dan Spanyol di Stadion Internasional Khalifa di Doha pada 1 Desember 2022. (Adrian DENNIS / AFP)
Penyerang Spanyol Alvaro Morata (Tengah) merayakan gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia 2022 Qatar antara Jepang dan Spanyol di Stadion Internasional Khalifa di Doha pada 1 Desember 2022. (Adrian DENNIS / AFP) (AFP/ADRIAN DENNIS)

Fabregas pernah merasakan kesulitan akibat minimnya pilihan pemain di posisi tertentu pada musim lalu.

Cedera berkepanjangan yang dialami Alvaro Morata, yang seharusnya menjadi andalan di lini depan, membuat produktivitas gol Como cukup terganggu.

Beruntung, tim asuhan Fabregas mampu mengatasi situasi tersebut hingga mengunci satu tiket ke Liga Champions setelah finis di empat besar klasemen akhir.

"Kami sangat menderita dengan Morata tahun lalu. Selama berbulan-bulan dia absen karena cedera," ungkapnya.

"Anda ingat kami sering bermain dengan false nine. Bermain setiap tiga hari di level ini tidak mudah," jelasnya.

Morata tampil dalam 30 pertandingan Como di Liga dan Coppa Italia.

Namun dari jumlah pertandingan tersebut, sebagian hanya dilewati sebagai pemain pengganti.

Mantan pemain Milan itu hanya mencetak satu gol dan dua assist sepanjang musim tersebut.

Saat ini, Como dirumorkan tengah mengincar penyerang Timnas Italia yang memperkuat Fiorentina, Moise Kean.

Namun hingga Senin (31/8/2026), belum ada perkembangan positif terkait upaya Como untuk mendatangkan Kean.

Kemenangan atas Napoli

Terlepas dari ultimatum tersebut, Fabregas tetap memuji penampilan anak asuhnya saat mengalahkan Napoli.

Como sukses meraih kemenangan 2-1 atas tim asuhan Massimiliano Allegri di Stadion Diego Armando Maradona.

Musim lalu, Fabregas pernah menghadapi tim besutan Allegri saat sang pelatih masih menangani AC Milan.

Fabregas mengaku banyak memetik pelajaran dari pertemuan tersebut. Pengalaman itu kemudian menjadi bekal dalam menyusun strategi saat Como menghadapi Napoli, meski kini Allegri menangani tim yang berbeda.

"Saya banyak belajar dari pertandingan terakhir melawan Milan," bebernya.

"Hari ini kami mampu membaca permainan dengan baik. Kami bermain sangat baik di babak pertama, dan di babak kedua kami menyadari bahwa kami bermain melawan kandidat juara, tetapi kami mampu bertahan," tambahnya.

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.