BANGKAPOS.COM – Kondisi terkini Bupati Pangandaran Citra Pitriyami setelah insiden Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, yang diresmikan Minggu (30/8/2026) ambruk.
Kakak Penyayi Cakra Khan ini sempat mendapat infus vitamin setelah merasa lemas seusai ambruknya insiden Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Selain lemas, Citra juga mengalami memar di bagian pergelangan tangan kiri.
Saat ini, kondisi orang nomor satu di Kabupaten Pangandaran tersebut masih dalam tahap pemulihan, terutama akibat syok setelah kejadian.
Baca juga: Profil Citra Pitriyami Bupati Pangandaran Dievakuasi saat Jembatan Ambruk, Kakak Penyanyi Cakra Khan
Ajudan Bupati Citra Pitriyami, Andi, mengatakan infus vitamin diberikan karena Citra sempat merasa lemas.
"Ada memar di pergelangan tangan kiri dan badan lemas, tadi sempat diinfus vitamin karena merasa lemas. Tinggal pemulihan shock-nya," terang Andi, Senin (31/8/2026).
Andi meminta masyarakat mendoakan agar kondisi Citra segera pulih.
"Mohon doanya," imbuhnya.
Meski masih dalam masa pemulihan, Citra tetap menjalankan sejumlah kegiatan pemerintahan pada Senin (31/8/2026).
Namun, tidak semua agenda dapat diikutinya hingga selesai.
Sejumlah kegiatan harus dijadwalkan ulang menyesuaikan kondisi Citra setelah insiden jembatan.
"Kegiatan hari ini di-reschedule, ada sebagian agenda yang sudah dilaksanakan, tetapi tidak sampai selesai diikuti oleh ibu," ucap Andi.
Sementara itu, dalam rekaman video setelah kejadian, Citra tampak dievakuasi dari lokasi.
Seorang warga terlihat memeluk dan menenangkan Citra, sementara warga lainnya memberikan air minum.
Sehari setelah kejadian, Citra juga menyampaikan rasa syukurnya karena masih diberikan keselamatan.
"Alhamdulillah saya masih diberikan keselamatan, kesehatan, dan kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Terima kasih atas doa dari semuanya," kata Citra melalui akun Instagramnya, Senin (31/8/2026).
Dalam rekaman video amatir yang diterima Tribun Jabar, terlihat puluhan warga dan rombongan pejabat sedang melintas di atas jembatan khusus pejalan kaki tersebut.
Tiba-tiba, jembatan berkonstruksi tali baja itu miring dan melengkung ke bawah akibat dudukan seling besi sebelah kanan terlepas dari patok penahannya.
Baca juga: Profil dan Rekam Jejak Brigjen Hengki Haryadi, Pernah Tangkap Hercules Kini Kapolda Papua Barat Daya
Warga yang menyaksikan detik-detik mencekam itu langsung berteriak histeris.
Bupati Citra Pitriyami dan sejumlah pejabat yang berada di posisi tengah jembatan tampak terkejut dan syok saat pegangan jembatan mendadak turun secara drastis.
Kepala Desa Bantah Jembatan Gantung Pongpet Margajaya Putus Total
Kepala Desa Margacinta, Enceng Anwar Solihin, membenarkan kejadian yang menimpa rombongan bupati dan warga tersebut.
Namun, ia meluruskan kabar yang menyebutkan jembatan gantung tersebut putus total.
"Konstruksi jembatan tidak putus total. Bagian yang mengalami masalah adalah dudukan seling besi di sisi kanan yang menghubungkan jembatan dengan patok, sehingga jembatan langsung melengkung ke bawah," kata Enceng saat dihubungi Tribun Jabar, Minggu (30/8/2026) malam.
Meski sempat memicu kepanikan luar biasa di lokasi kejadian, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa tersebut.
Seluruh warga dan rombongan Bupati Citra Pitriyami berhasil dievakuasi ke area aman di tepi sungai.
Bupati Citra Pitriyami merupakan Bupati Pengandaran periode 2025-2030 yang dilantik pada 20 Februari 2025 bersama wakilnya, Ino Darsono.
Bupati Citra dikenal publik sebagai kakak kandung dari penyanyi Cakra Khan.
Mengenal Ikan Wisata Jembatan Pongpet Pangandaran, Anjlok saat Diresmikan Bupati Citra
Jembatan Merpati Pongpet (Jembatan Pongpet Margajaya) di Kampung Margajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, tengah menjadi sorotan publik.
Infrastruktur penyeberangan yang juga menjadi ikon wisata pedesaan tersebut mengalami kerusakan parah hingga anjlok pada Minggu (30/8/2026) sore.
Baca juga: Cara Cek Desil Penerima Bansos September 2026 Pakai NIK KTP Lengkap Besaran PKH-BPNT dan Beras 30 Kg
Jembatan Pongpet Margajaya anjlok dan nyaris ambruk beberapa saat setelah diresmikan oleh Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami.
Jembatan gantung sepanjang 60 meter yang melintasi Sungai Cijulang dengan ketinggian 30–40 meter ini memiliki peran yang sangat strategis.
Keberadaannya menghubungkan tiga wilayah sekaligus, yaitu Desa Margacinta, Desa Cibanten (Kecamatan Cijulang), dan Desa Cimindi (Kecamatan Cigugur).
Selain sebagai akses harian warga, jembatan ini merupakan jalur utama menuju destinasi wisata Kampung Budaya Seni Badud.
Bagi masyarakat yang ingin menuju kawasan Desa Wisata Margacinta, lokasi ini berjarak sekitar 27,4 kilometer dari Alun-Alun Pariwisata Pangandaran dengan waktu tempuh berkendara sekitar 46 menit.
Rute Utama: Dari Alun-Alun Pangandaran, ambil arah barat melintasi Jalan Merdeka lalu lurus mengikuti jalan provinsi (Jl. Raya Cijulang) melewati Pantai Batu Hiu dan Green Canyon. Setelah tiba di Kecamatan Cijulang, belok ke arah utara menuju Desa Margacinta.
Aksesibilitas: Akses jalan utama sudah beraspal mulus dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, saat memasuki Dusun Margajaya menuju titik jembatan, kontur jalan cenderung menanjak dan menyusuri tepian ngarai sungai.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
Penyebab utama ambruknya jembatan diduga kuat akibat beban berlebih (overload).
Saat prosesi peresmian berlangsung, lebih dari 50 orang menaiki jembatan secara bersamaan, termasuk rombongan Bupati Pangandaran dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Baca juga: Daftar 37 Nama Komjen, Irjen dan Brigjen Terbaru Dimutasi Kapolri, Empat PJU Polda Babel Diganti
Beban berat tersebut membuat struktur angkur penahan dan dudukan seling besi di sisi kanan jembatan tidak mampu menahan beban hingga patah.
Akibatnya, badan jembatan mendadak melengkung dan anjlok ke bawah.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam tersebut.
Namun, beberapa orang dalam rombongan, termasuk Kepala Dinas PU, dilaporkan mengalami luka lecet di bagian tangan serta syok berat.
Saat ini lokasi jembatan telah ditutup total demi keamanan warga. Dinas PU Pangandaran tengah melakukan investigasi mendalam terkait pemenuhan spesifikasi material dan kelayakan konstruksi jembatan tersebut.
Citra Pitriyami lahir di Ciamis, Jawa Barat pada 12 Juli 1983.
Hj. Citra Pitriyami, S.H. seorang politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang terpilih sebagai Bupati Pangandaran, Jawa Barat periode 2025 hingga 2030.
Citra yang berpasangan dengan Wakil Bupati Pangandaran terpilih, Ino Darsono telah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (20/2/2025).
Sebelum terpilih menjadi Bupati Pangandaran, Citra pernah bekerja di sebuah perusahaan dengan jabatan sebagai Manajer selama periode 2010 hingga 2015.
Ia pun juga pernah menjabat Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran.
Dikutip dari Wikipedia, Citra Pitriyami lahir di Ciamis, Jawa Barat pada 12 Juli 1983.
Saat ini, ia telah berusia 42 tahun.
Baca juga: Firasat Agustinus, Cari Istri Hilang Malah Temukan Mayatnya di Rumah Sakit, Wajah Sulit Dikenali
Sosok Citra mencuri perhatian lantaran dirinya diketahui merupakan kakak dari penyanyi Cakra Khan.
Citra dan Cakra adalah anak dari pasangan Hermana dan Entik Trisuyatmi
Citra Pitriyami diketahui pernah mengenyam pendidikan di SDN Karangbenda dan lulus tahun 1995.
Kemudian, ia melanjutkan sekolah di SMPN 1 Parigi dan SMAN 1 Parigi, masing-masing lulus tahun 1998 dan 2001.
Lulus SMA, Citra meneruskan studi S1 di Universitas Jenderal Soedirman, dan berhasil menyandang gelar Sarjana Hukum tahun 2006.
Citra Pitriyami mengawali karier setelah lulus kuliah.
Ia sempat bekerja sebagai wiraswasta dan menjabat sebagai manajer pada 2010 hingga 2015.
Kemudian, Citra mulai tertarik dan terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama PDI Perjuangan.
Pada saat Pilkada 2019, ia mencalonkan dari PDI Perjuangan di Dapil I Pangandaran sebagai anggota legislatif dan dilantik menjadi anggota DPRD Pangandaran periode 2019 hingga 2024.
Wanita kelahiran Ciamis itu, kembali maju sebagai anggota DPRD Pangandaran periode 2024 hingga 2029.
Meskipun terpilih kembali, ia memutuskan untuk mundur karena mengikuti kontestasi Pilkada 2024 sebagai calon Bupati.
Ia berhasil terpilih menjadi orang nomor satu di Pangandaran dengan menjabat sebagai Bupati Pangandaran periode 2025 hingga 2030.
(Tribunnews.com/TribunJabar.id/Bangkapos.com)