4 Fakta Setelah Persib Bandung Gilas Manila Digger di Play Off ACL Two 2026/2027: Nuansa De Javu
adisaputro September 01, 2026 01:44 AM

TRIBUNWOW.COM - Empat fakta setelah Persib Bandung berhasil gilas Manila Digger di Play off ACL Two musim 2026/2027, ada nuansa de javu ikut menyertai.

Dilansir TribunWow.com, laga Persib Bandung kontra Manila Digger tersaji di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Senin (31/8/2026).

Satu-satunya gol Persib Bandung atas Manila Digger dicatatkan oleh winger asal Argentina, Mariano Peralta pada menit ke-88.

Berkat kemenangan itu, ada empat fakta yang turut tersaji setelah Persib Bandung kandaskan Manila Digger.

Berikut ulasan selengkapnya:

Baca juga: Hasil Akhir Persib Bandung Vs Manila Digger: Mariano Peralta Pahlawan Kemenangan, Lolos ke ACL 2

1. Nuansa De Javu 1 Tahun Lalu

Persib Bandung berhasil tundukkan Manila Digger dan satu tiket masuk ke ACL Two 2026/2027 berhasil diamankan.

Kemenangan ini seperti catatan yang ditorehkan Persib Bandung musim lalu saat mereka juga berhasil kandaskan perlawanan sengit Manila Digger dengan skor 2-1 dalam laga babak preliminary stage AFC Champions League Two 2025/26 yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (13/8/2025).

Pada jalannya laga, Persib Bandung berhasil membuka keunggulan berkat gol bunuh diri kiper Manila Digger, Michael Asong.

Sebelum akhirnya Manila Digger berhasil bangkit di babak kedua.

Gol di menit ke-66 melalui bek asal Gambia, Modou Joof sukses jadi penyama kedudukan.

Namun, kegembiraan Manila Digger tidak bertahan lama setelah tujuh menit kemudianpenyerang asal Brasil, Uilliam Barros, kembali membawa Persib unggul.

Gol tersebut tercipta setelah menerima assist dari Beckham Putra.

2. Masuk Grup Neraka

Pembagian grup AFC Champions League Two 2026/2027 telah dilakukan di Malaysia, Selasa (18/8/2026).

Persib Bandung dipastikan masuk ke grup E setelah kandaskan Manila Digger dengan skor 1-0.

Klub berjuluk Pangeran Biru itu masuk ke grup E bersama raksasa K-League sekaligus Asia, FC Seoul, Melbourne City (Australia) dan klub asal Vietnam, The Cong Viettel FC.

Grup Timur

Grup E

  1. FC Seoul (Korea Selatan)
  2. Melbourne Victory (Australia)
  3. The Cong Viettel FC (Vietnam)
  4. Persib Bandung (Indonesia)

3. Head to Head Masih Nihil

Bertemu FC Seoul, Melbourne City dan The Cong Viettel FC bakal jadi tantangan sulit bagi Persib Bandung.

Mengingat secara kualitas kompetisi, tiga negara tersebut berada di atas Liga Indonesia.

Terlebih, secara rekor pertemuan, Persib Bandung belum pernah bertemu ketiganya.

Dengan kata lain, Persib Bandung di bawah komando Igor Tolic masih buta akan kekuatan tiga pesaingnya tersebut jika sukses kandaskan Manila Digger.

4. Musuh Lebih Sulit dari Musim Lalu

Secara kualitas liga dan tim, tiga pesaing Persib Bandung musim lalu di ACL Two terbilang berada di bawah kualitas pesaingnya jika berhasil mengunci slot di grup E dengan kandaskan Manila Digger.

Musim lalu, Persib Bandung berhasil kandaskan tiga pesaingnya dari ASEAN Bangkok United, Lion City Sailors dan Selangor FC.

Secara gaya permainan ketiganya relatif memiliki kesamaan dan sudah hafal karena sama-sama dari ASEAN.

Sedangkan musuhnya di musim ini relatif beragam.

Terutama FC Seoul dan Melbourne Victory, dua tim dengan gaya permainan kontras dari klub ASEAN.

FC Seoul dengan tingkat kedisiplinan yang dimiliki pemain Korea Selatan.

Sementara Melbourne Victory dengan bola-bola pendek satu dua khas Australia.

Masih buta akan kekuatan lawan jadi momok bagi Bobotoh yang berharap Persib Bandung bisa beri kejutan lagi seperti musim lalu.

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.