Gubernur Sulteng Targetkan Program Berani Menyala Tuntas di Tahun 2028
Regina Goldie September 01, 2026 09:22 AM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid meminta Camat dan Kepala Desa memetakan titik-titik gelap di wilayah yang belum teraliri listrik.

Hal itu ia sampaikan saat membuka rapat koordinasi (Rakor) Pengadaan dan Pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) 2026 di Gedung Pogombo Jl Ahmad Yani Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Senin (31/8/2026).

Nantinya, data tersebut akan diusulkan ke Pemprov Sulteng untuk ditindaklanjuti lewat skema program BERANI Menyala.

"Semoga tidak ada lagi desa di Sulteng yang tidak masuk jaringan PLN," kata Anwar Hafid.

Ia mengungkapkan bahwa Kementerian ESDM dan PLN telah sepakat membangun jaringan listrik bagi 113 titik di wilayah Sulteng yang belum terhubung jaringan PLN. 

Untuk wilayah yang sulit dijangkau jaringan kabel PLN, akan diberikan listrik tenaga surya sebagai alternatif.

Baca juga: PLN UP3 Palu Umumkan Pemadaman Listrik Selasa 1 September 2026, Cek Lokasinya

Hal tersebut telah mendapat persetujuan oleh pemerintah pusat melalui Menteri ESDM.

"Saya sudah bicara di forum pusat dan kami siap menanggung tanahnya," ucapnya.

Anwar yakin wilayah yang terang bisa menurunkan angka kriminalitas.

"Kalau mau kriminalitas turun maka terangi wilayah kita," ujar Anwar.

Menutup sesinya, ia meminta camat dan kepala desa agar program Berani Menyala tercapai ditahun 2028.

"Insyaallah Sulteng tuntas 2028," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.