Jarak Pandang 1 hingga 2 Km, BMKG Pastikan Kabut yang Selimuti Pekanbaru Pagi Ini adalah Asap
Sesri September 01, 2026 11:17 AM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - BMKG Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru memastikan kondisi berkabut yang kembali menyelimuti Kota Pekanbaru pada Selasa (1/9/2026) pagi merupakan asap.

Jarak pandang pada pagi hari ini dilaporkan BMKG berkisar antara 1 hingga 2 kilometer.

Forecaster On Duty BMKG Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Gita D.S, mengatakan berdasarkan pantauan yang dilakukan pihaknya, kekaburan udara yang terlihat di Pekanbaru pagi ini memang bukan sekadar fenomena udara kabur biasa.

"Berdasarkan pantauan kami, (kondisi udara) pagi ini adalah asap, dengan jarak pandang berkisar 1-2 km," kata Gita D.S kepada Tribunpekanbaru.com.

Kondisi ini terlihat berbeda dibandingkan sehari sebelumnya. Pada Senin (31/8/2026), kabut asap di Pekanbaru dilaporkan telah jauh berkurang, yang juga karena didukung pada malam sebelumnya terjadi hujan, namun pada Selasa pagi asap kembali tampak dan membuat jarak pandang menyempit.

Pantauan di sejumlah kawasan Kota Pekanbaru, langit sejak pagi tampak putih dan suasana terlihat berkabut. Meski asap kembali muncul, aktivitas masyarakat hingga pagi ini masih berlangsung seperti biasa.

Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan juga masih berjalan normal. Warga tetap berangkat bekerja, mengantar anak ke sekolah dan menjalankan berbagai aktivitas lainnya.

Baca juga: Sempat Hilang Diguyur Hujan, Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Kualitas Udara Tidak Sehat

Kembalinya asap di Pekanbaru terjadi ketika jumlah titik panas di Riau justru mengalami penurunan cukup drastis. Berdasarkan data BMKG yang diperbarui pukul 07.00 WIB, hanya terdapat 10 hotspot yang terdeteksi di Provinsi Riau.

Dari jumlah tersebut, Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak, yakni lima titik. Kemudian Bengkalis dua titik, Pelalawan dua titik dan Indragiri Hilir satu titik.

Secara keseluruhan, terdapat 1.153 hotspot yang terdeteksi di wilayah Sumatera. Jumlah terbesar berada di Sumatera Selatan sebanyak 715 titik, Bangka Belitung 187 titik dan Lampung 133 titik.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk Selasa, kondisi udara di Riau secara umum diprakirakan kabur hingga berawan sejak pagi hingga dini hari. Pada pagi hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terpantau terjadi di sebagian wilayah Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti.

Memasuki sore hingga malam hari, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis dan Kota Dumai. BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Riau hari ini.

Suhu udara diprakirakan berkisar 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 50 hingga 97 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

Dengan adanya kepastian bahwa kekaburan udara di Pekanbaru pagi ini merupakan asap, masyarakat diharapkan tetap memperhatikan kondisi udara, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Perkembangan jarak pandang serta kondisi kualitas udara juga terus dipantau.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.