Mengenal Ikan Lisong, Jenis Tongkol yang Jadi Hasil Tangkapan Nelayan
Hari Susmayanti September 01, 2026 05:01 PM

TRIBUNJOGJA.COM – Pernahkah Tribunners mendengar nama ikan lisong?

Bagi sebagian orang, istilah tersebut mungkin masih terdengar asing. 

Padahal, ikan lisong merupakan salah satu jenis ikan laut yang cukup dikenal sebagai hasil tangkapan nelayan di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.

Ikan ini sekilas memiliki bentuk yang menyerupai jenis tongkol lainnya. 

Namun, ikan lisong memiliki karakteristik tersendiri yang membuatnya dapat dibedakan dari kerabatnya.

Lantas, apa sebenarnya ikan lisong dan seperti apa ciri-cirinya?

01092026 ikan lisong 2
Ilustrasi nelayan sedang menjual Ikan Lisong

Apa Itu Ikan Lisong?

Ikan lisong atau tongkol lisong merupakan ikan dengan nama ilmiah Auxis rochei. 

Ikan ini termasuk dalam keluarga Scombridae, kelompok yang juga mencakup berbagai jenis tuna dan tongkol.

Dalam bahasa Inggris, ikan ini dikenal dengan sebutan bullet tuna.

Ikan lisong merupakan ikan laut yang aktif berenang dan hidup di kolom perairan. 

Spesies ini tersebar di berbagai wilayah perairan tropis dan subtropis.

Ciri-Ciri Ikan Lisong

Secara umum, ikan lisong memiliki bentuk tubuh yang memanjang dan menyerupai torpedo.

Bagian punggung tubuhnya berwarna biru gelap hingga kehitaman, sementara bagian bawah tubuhnya cenderung lebih terang.

Bentuk tubuh tersebut berkaitan dengan kebiasaannya sebagai ikan yang aktif berenang.

Ikan lisong juga memiliki ukuran yang relatif lebih kecil dibandingkan sejumlah jenis tuna yang lebih besar.

Meski sekilas mirip dengan tongkol lainnya, identifikasi ikan lisong dapat dilakukan berdasarkan karakteristik fisik serta klasifikasi ilmiahnya.

Baca juga: Kasus Little Aresha, Jaksa Bagi 19 Tersangka dalam Dua Berkas Perkara

Di Mana Ikan Lisong Hidup?

Ikan lisong termasuk ikan pelagis, yaitu ikan yang hidup di kolom perairan dan tidak menetap di dasar laut.

Spesies ini dapat ditemukan di perairan laut tropis dan subtropis.

Ikan lisong juga dikenal dapat hidup secara berkelompok. 

Kondisi tersebut membuat ikan ini dapat menjadi salah satu hasil tangkapan nelayan ketika berada di wilayah yang menjadi daerah penangkapan.

Apakah Ikan Lisong Bisa Dikonsumsi?

Ikan lisong termasuk ikan yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan.

Seperti berbagai jenis ikan pelagis lainnya, ikan lisong dapat diolah menjadi berbagai hidangan sesuai dengan kebiasaan masyarakat di daerah masing-masing.

Karena merupakan ikan konsumsi sekaligus hasil tangkapan nelayan, keberadaan ikan lisong juga berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Ikan Lisong di Pantai Baron

Salah satu wilayah yang dikenal dengan hasil tangkapan ikan lisong adalah kawasan Pantai Baron, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Aktivitas nelayan menangkap ikan lisong di kawasan tersebut menjadi bagian dari kegiatan perikanan tangkap masyarakat pesisir.

Pada Minggu (30/8/2026) malam, misalnya, kawasan Pantai Baron ramai setelah nelayan membawa pulang hasil tangkapan ikan lisong.

Warga kemudian berdatangan untuk melihat dan membeli ikan yang baru didaratkan.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa ikan lisong tidak hanya dikenal sebagai salah satu jenis ikan laut, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas perikanan dan perdagangan hasil laut di kawasan pesisir.

Meski demikian, ikan lisong tidak hanya ditemukan di Pantai Baron. 

Spesies Auxis rochei memiliki persebaran yang lebih luas di berbagai wilayah perairan tropis dan subtropis.

Jadi, ikan lisong merupakan salah satu jenis ikan laut dari keluarga Scombridae yang memiliki tubuh memanjang, hidup di kolom perairan, dan tersebar di wilayah tropis serta subtropis.

Ikan yang dikenal dengan nama ilmiah Auxis rochei tersebut juga menjadi salah satu hasil tangkapan nelayan dan dimanfaatkan sebagai bahan pangan di sejumlah wilayah pesisir. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.