Lahan 6.000 Meter Persegi di Ponpes Nahdhotul Muhibbin Diubah jadi Kebun Jagung dan Hortikultura
Hendra September 01, 2026 05:03 PM

BANGKAPOS.COM,BANGKA- Setelah sukses mengembangkan hortikultura di Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Ulum, kali ini Lapas Pangkalpinang mulai merambah pemanfaatan lahan tidak produktif seluas 6.000 m⊃2; milik Ponpes Nahdhotul Muhibbin, Selasa (1/9/2026).

Kalapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengatakan lahan tersebut akan dikembangkan sebagai area penanaman jagung dan hortikultura. 

"Saat ini, proses penyiapan tengah dilakukan sebagai langkah awal menuju pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan," ujar Febie Dwi Hartanto. 

Febie Dwi mengatakan peninjauan ini dilakukan bersama Lapas Narkotika Pangkalpinang, Kelurahan Tuatunu Indah, dan masyarakat setempat di lingkungan Ponpes Nahdhotul Muhibbin.

“Keberhasilan di Manbaul Ulum, menjadi motivasi untuk memperluas program ini. Kami ingin lahan Nahdhotul Muhibbin produktif dan bermanfaat bagi ponpes, santri, santriwati, serta masyarakat sekitar, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan Asta Cita Presiden,” tuturnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Nahdhotul Muhibbin, Ustaz Safe’i, menyambut baik rencana pemanfaatan lahan yang menjadi sarana pembelajaran sekaligus memberikan manfaat langsung bagi lingkungan pesantren.

“Kami menyambut baik program ini. Semoga lahan yang belum produktif dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar pertanian bagi santri. Kami siap mendukung dan berkolaborasi agar program ini berkelanjutan,” ucap Ustaz Safe’i.

Senada, Lurah Tuatunu Indah Iwan Bernadi, menyampaikan dukungannya terhadap program yang melibatkan Lapas, pesantren, dan masyarakat tersebut. 

"Kami berharap kolaborasi ini mampu mengubah lahan tidak produktif, menjadi sumber pangan yang bermanfaat bagi masyarakat," ungkap Iwan Bernadi. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.