Legenda Manchester United Paul Scholes mendesak klub lamanya untuk melakukan langkah terlambat mendatangkan bintang Newcastle United, Lewis Hall, sebelum bursa transfer resmi ditutup. Mantan gelandang itu menilai tambahan kekuatan di lini belakang sangat penting setelah melihat Luke Shaw menjalani sore yang sulit dalam kemenangan terbaru Setan Merah.
Scholes menyoroti kelemahan pertahanan
Legenda Manchester United itu meminta mantan klubnya menghidupkan kembali minat mereka terhadap bek Newcastle United, Hall, setelah Shaw mengawali musim baru dengan penampilan yang sulit. Meski meraih kemenangan besar 5-2 atas Ipswich Town di Old Trafford, Scholes mengaku sangat khawatir terhadap kestabilan pertahanan tim asuhan Michael Carrick.
Berbicara di podcast The Good, The Bad & The Football, Scholes menyampaikan penilaiannya terhadap performa United dan kebutuhan akan wajah baru dengan sangat lugas. “Saya pikir United akan menerima saja ketika tertinggal 1-0, melihat cara mereka bermain pada babak pertama. Itu bisa saja menjadi dua atau tiga,” kata Scholes.
Ia menambahkan: “Apa yang kami lihat kemarin, saya pikir itu merangkum apa yang akan Anda dapatkan dari United. Mereka bisa saja tertinggal dua atau tiga gol, tetapi kemudian Anda melihat babak kedua, dan mereka sangat mematikan.”
Harga untuk kesepakatan di saat-saat akhir
Meski Hall telah lama menjadi target tim rekrutmen di Old Trafford, Newcastle tetap teguh dengan posisi mereka terhadap pemain berusia 21 tahun itu. The Magpies menganggapnya sebagai salah satu pemain yang “tak tersentuh”, namun laporan menyebut mereka bisa goyah oleh paket finansial yang sangat besar. Menurut kabar terbaru, The Magpies mungkin bersedia “mempertimbangkan” kesepakatan terlambat untuk Hall jika menerima tawaran di atas £75m.
Scholes meyakini kesulitan Shaw saat menghadapi winger Ipswich, Abdul Fatawu, seharusnya menjadi pemicu bagi Carrick untuk menuntut tambahan pemain. “100 per cent. Itu pasti sudah berlangsung selama berbulan-bulan, Anda tidak hanya membicarakan beberapa hari terakhir,” ujar Scholes ketika ditanya apakah tambahan kekuatan dibutuhkan. “Tahukah Anda satu hal yang mungkin membantu Michael? Shaw dikalahkan kemarin [melawan Ipswich] seperti itu. Jadi dia mungkin akan berkata, ‘Lihat, kami membutuhkan dia’, dan Anda berpikir Hall mungkin adalah yang paling mungkin diwujudkan dari opsi yang ada dan tersedia.”
Ferdinand membela Shaw di tengah pembicaraan soal hengkang
Sementara Scholes mendorong pengganti segera, Rio Ferdinand mengambil pendekatan yang lebih terukur. Mantan bek itu mengakui Shaw tampil “di bawah standar” saat melawan Ipswich, tetapi menegaskan bahwa pemain berusia 31 tahun tersebut tetap menjadi salah satu pemain United yang paling konsisten sepanjang tahun terakhir.
Ferdinand menjelaskan pandangannya di kanal YouTube miliknya: “Di beberapa grup WhatsApp saya, ada fans United yang berkata, ‘Shaw, singkirkan!’… Shaw, dalam satu tahun terakhir, adalah salah satu pemain kami yang paling konsisten dan Anda duduk di sana sambil berkata, ‘Dia seharusnya ada di sana’, atau, ‘Dia seharusnya berada di tempat lain’... tidak! Pergi dan datangkan bek kiri yang benar-benar ingin kami pasang dan kembangkan seiring waktu untuk menjadi pengganti seseorang seperti Shaw. Anda pikir Anda akan masuk ke pasar dan menemukan seseorang?”
United menjajaki opsi alternatif
Dengan tenggat waktu yang semakin dekat, United dilaporkan telah melihat berbagai solusi untuk mengatasi dilema di posisi bek kiri. Jika kepindahan Hall tetap berada di luar jangkauan secara finansial, klub telah memantau beberapa nama lain di seluruh Eropa.
Laporan menyebut United telah menilai tiga target untuk mengisi peran tersebut, yakni Ferdi Kadioglu dari Brighton, Ian Maatsen dari Aston Villa, dan Jorge Salinas dari Racing Santander. Kesepakatan peminjaman mungkin menjadi hasil yang paling realistis mengingat investasi besar yang sudah dilakukan di lini tengah pada awal musim panas ini.