Empat Bidang Lahan Flyover Gedangan Belum Tuntas, Pemkab Sidoarjo Siapkan Konsinyasi
Wiwit Purwanto September 01, 2026 07:32 PM

 

SURYA.CO.ID SIDOARJO - Pemkab Sidoarjo menambah Rp25 miliar untuk pembebasan lahan Flyover Gedangan melalui APBD 2026, sehingga total dana yang tersedia kini mencapai Rp225 miliar untuk menuntaskan proses tersebut.

Penambahan anggaran itu dibahas saat Bupati Sidoarjo Subandi berkunjung ke Kantor Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Selasa (1/9/2026). Pemkab Sidoarjo menargetkan pembebasan lahan rampung tahun ini agar pembangunan fisik dapat dilakukan pemerintah pusat pada 2027.

“Selain itu, ada juga dana untuk pembebasan lahan yang kita siapkan pada APBD 2027. Sudah dialokasikan sekitar Rp 250 miliar,” kata Bupati Sidoarjo Subandi saat berkunjung ke Kantor Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Selasa (1/9/2026).

Dana tambahan Rp25 miliar tersebut melengkapi anggaran Rp200 miliar yang sebelumnya telah dialokasikan. Dengan demikian, total anggaran pembebasan lahan Flyover Gedangan yang tersedia pada 2026 menjadi Rp225 miliar.

Subandi mengatakan Pemkab Sidoarjo berkomitmen menuntaskan pembebasan lahan sesuai petunjuk pemerintah pusat. Setelah lahan selesai dibebaskan pada 2026, pembangunan fisik flyover akan dilakukan pemerintah pusat pada 2027.

Baca juga: Deretan Proyek Infrastruktur di Jatim, Fly Over Taman Pelangi Disupport KemenPU Tahun 2027

“Update sekarang ini, peta bidang sudah hampir selesai. Lahan di bagian selatan dan utara sudah tinggal sedikit. Kemungkinan dua atau tiga hari lagi sudah rampung,” ujar Subandi.

Setelah peta bidang rampung, tahapan berikutnya adalah apraisal atau penaksiran harga tanah. Proses tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembayaran kepada pemilik lahan yang terdampak pembangunan jembatan layang.

Tambahan Anggaran untuk Percepatan Pembebasan Lahan

Plt Sekda Sidoarjo Ainur Rahman mengatakan tambahan Rp25 miliar tersebut masuk dalam PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) 2026. Anggaran itu tersedia setelah dilakukan sejumlah efisiensi dalam pembahasan PAK.

“Ada sejumlah efisiensi dalam pembahasan PAK kemarin, sehingga ada anggaran yang bisa kita tambahkan untuk pembebasan lahan. Karena pembangunan jembatan layang ini menjadi prioritas,” kata dia.

Di lapangan, masih terdapat empat bidang lahan yang belum tuntas. Dua bidang terkendala pemilik yang tidak diketahui, sedangkan dua bidang lainnya belum mendapat respons dari pemilik ketika dihubungi tim pembebasan lahan.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Petakan 122 Bidang Tanah untuk Proyek Flyover Gedangan

Kepala Dinas PUBMSDA Mahmud memastikan persoalan tersebut tidak menghambat jalannya pembebasan lahan. Proses tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Empat bidang lahan itu memang belum bisa dikondisikan. Tapi tidak masalah. Nanti ketika proses pembayaran semua sudah selesai dan tetap tidak bisa dihubungi, kita serahkan ke pengadilan. Konsinyasi,” tandas Mahmud.

122 Bidang Disiapkan untuk Flyover Gedangan

Dalam proses pembebasan lahan, terdapat 122 bidang tanah yang telah diajukan ke BPN. Lahan tersebut terdiri atas 70 rumah usaha, 25 rumah toko (ruko), 12 tanah kosong/saluran/jalan, 8 rumah tinggal, 4 kantor, 2 rumah dinas, serta 1 tempat ibadah.

Flyover Gedangan dirancang memiliki panjang 447 meter dan lebar 18 meter. Setiap lajurnya direncanakan memiliki lebar 3,5 meter.

Pembangunan jembatan layang tersebut ditujukan untuk mengurai simpul kemacetan kronis di perempatan Gedangan. Total kebutuhan lahan untuk proyek itu mencapai 23.169 meter persegi di sisi timur kawasan tersebut.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.