Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kota Depok, Jawa Barat menyebabkan volume air di Situ Cilodong menyusut.
Bahkan, sebagian permukaan dasar danau yang terletak di Jalan Abdul Gani, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok itu terlihat.
Di sisi Selatan, endapan lumpur bercampur sampah membentuk daratan luas tak ubahnya pulau kecil.
Baca juga: Bertahun-tahun Tercemar, Kondisi Terkini Situ Bahar Depok Penuh Sampah dan Bau Busuk Menyengat
Berbagai jenis sampah mencemari air Situ Cilodong Depok hingga tercium bau tak sedap saat mendekat.
Mulai dari sampah plastik, botol bekas minuman, pakaian bekas, hingga ranting pohon mengendap di dasar danau.
Hamidah (50), salah seorang warga setempat, menjelaskan bahwa penurunan volume air ini sudah berlangsung sejak beberapa bulan yang lalu akibat minimnya intensitas curah hujan.
Selain masalah pendangkalan, penumpukan sampah yang memprihatinkan di sekitar situ juga disinyalir terjadi akibat ulah sebagian warga yang masih nekat membuang sampah sembarangan.
“Pokoknya sejak musim kemarau, surutnya perlahan,” kata Hamidah saat ditemui di lokasi.
Kondisi area perairan yang kotor tersebut kian diperparah oleh rusaknya akses jalan berbatu dan berdebu yang menghubungkan pemukiman warga menuju ke area situ.
Wanita berkerudung cokelat itu berharap agar pemerintah melakukan revitalisasi Situ Cilodong agar kembali bersih.
“Harapannya segera dibersihkan, mumpung airnya surut,” harapnya.
Warga lainnya, Fikri (25) mengaku, sangat menyayangkan kondisi Situ Cilodong yang tercemar sampah.
Kondisi tersebut diperparah oleh kondisi air yang surut hingga sampah-sampah tampak ke permukaan.
“Airnya surut, eh malah sampahnya kelihatan semua,” tutup Fikri. (m38)