TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penumpang yang rutin bepergian antara Samarinda dan Balikpapan perlu menyiapkan anggaran lebih besar mulai Selasa (1/9/2026).
Tarif angkutan umum antarkota dalam provinsi atau AKDP kelas ekonomi pada trayek Samarinda-Balikpapan pulang-pergi resmi mengalami penyesuaian.
Kenaikan tersebut berlaku untuk dua jenis layanan. Bus ekonomi non-AC yang sebelumnya bertarif Rp45.000 kini menjadi Rp50.000 per penumpang.
Sementara tarif bus ekonomi full AC naik dari Rp55.000 menjadi Rp60.000 untuk sekali perjalanan.
Dengan demikian, kedua jenis layanan mengalami kenaikan sebesar Rp5.000. Bagi penumpang yang melakukan perjalanan pulang-pergi, biaya yang perlu disiapkan kini mencapai Rp100.000 untuk layanan non-AC dan Rp120.000 untuk layanan full AC.
Mengacu Keputusan Gubernur Kaltim
Penyesuaian tarif tersebut mengacu pada Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 100.3.3.1/K.567/2023 yang ditetapkan di Samarinda pada 13 Juli 2023.
Baca juga: Mulai 1 September, Ini Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan, Cek Jadwal Pertalite dan Biosolar di SPBU
Dalam ketentuan tersebut, trayek Samarinda-Balikpapan memiliki jarak 115 kilometer dengan rentang tarif batas bawah hingga batas atas.
Rute Samarinda-Balikpapan sendiri menjadi salah satu layanan AKDP yang menghubungkan dua kota utama di Kalimantan Timur.
Tarif yang berlaku mulai 1 September 2026 adalah:
Bus ekonomi non-AC: dari Rp45.000 menjadi Rp50.000.
Bus ekonomi full AC: dari Rp55.000 menjadi Rp60.000.
Tarif tersebut berlaku untuk satu penumpang dalam satu kali perjalanan.
Baca juga: ISPA Meningkat di Balikpapan, Dinkes Minta Warga Waspadai Paparan Asap Karhutla
Tarif Sebelumnya Bertahan Sejak 2023
Sebelum penyesuaian terbaru, tarif bus Samarinda-Balikpapan tercatat berada pada angka Rp45.000 untuk layanan non-AC dan Rp55.000 untuk bus AC.
Pada April 2023, saat tarif Jalan Tol Balikpapan-Samarinda atau Tol Balsam mengalami kenaikan, operator Terminal Sungai Kunjang menyatakan tarif bus Samarinda-Balikpapan belum mengalami perubahan.
Dengan demikian, tarif Rp45.000 untuk bus non-AC dan Rp55.000 untuk bus AC telah bertahan setidaknya sejak April 2023 hingga penyesuaian pada September 2026.
Sebelum bus menggunakan Tol Balsam, tarif perjalanan paling murah disebut berada di kisaran Rp35.000.
Setelah penggunaan jalan tol, tarif perjalanan kemudian berada pada Rp45.000 untuk bus non-AC dan Rp55.000 untuk bus AC.
Baca juga: Mulai Hari Ini, Mobil Tak Boleh Antre Pertalite Sebelum Pukul 22.00 WITA di 2 SPBU Balikpapan
Berangkat dari Terminal Sungai Kunjang
Penumpang dari Samarinda dapat menggunakan Terminal Sungai Kunjang sebagai salah satu titik keberangkatan menuju Balikpapan.
Terminal tersebut berada di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.
Sementara itu, bus dari Samarinda tiba dan berangkat di Balikpapan melalui Terminal Tipe A Batu Ampar.
Terminal Batu Ampar berada di Jalan Pattimura RT 48, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Terminal tersebut melayani sejumlah trayek, termasuk layanan AKDP Balikpapan-Samarinda.
Baca juga: Jadwal Pelantikan Pengurus HIMAS Kaltim di DOME Balikpapan, Ustaz Dasad Latif Isi Tausiyah
Perjalanan Lewat Tol Balsam
Bus Samarinda-Balikpapan menggunakan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda atau Tol Balsam sebagai bagian dari rute perjalanan.
Jalan tol sepanjang 97,27 kilometer tersebut menghubungkan Balikpapan dan Samarinda melalui lima seksi.
Dengan penggunaan Tol Balsam, perjalanan antara kedua kota dapat ditempuh lebih singkat dibandingkan jalur sebelumnya.
Dalam kondisi lalu lintas normal, perjalanan bus Samarinda-Balikpapan melalui tol umumnya membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam.
Sebelumnya, perjalanan antara Samarinda dan Balikpapan dapat memakan waktu sekitar tiga hingga empat jam. Namun, waktu tempuh aktual tetap dapat berubah mengikuti kondisi lalu lintas, cuaca, dan situasi di sepanjang perjalanan.
Baca juga: Daftar Wilayah Terdampak Mati Lampu Balikpapan Hari Ini 1 September 2026, Mulai Pukul 12.00 WITA
Layanan bus dari Terminal Sungai Kunjang menuju Terminal Batu Ampar tersedia setiap hari dengan jadwal keberangkatan mulai pagi hingga malam.
Berdasarkan daftar jadwal UPTD Terminal Sungai Kunjang yang digunakan sebelumnya, berikut jadwal sejumlah perusahaan otobus:
Jadwal keberangkatan tersebut tersebar sejak pagi hingga malam sehingga penumpang memiliki sejumlah pilihan waktu perjalanan.
Namun, jadwal dapat berubah sesuai kondisi operasional masing-masing armada. Penumpang disarankan memastikan kembali jadwal keberangkatan kepada pengelola terminal sebelum berangkat.
Baca juga: Air Bersih Samarinda Mulai Normal, IPA Bentuas Masih Batasi Jam Operasional
PO Barinda dan Lintas Raya Tidak Beroperasi
Dalam daftar jadwal sebelumnya, PO Barinda tercatat memiliki jadwal keberangkatan pukul 05.51, 09.14, 12.21, dan 17.06 WITA.
Namun, terdapat catatan dari Terminal Sungai Kunjang bahwa PO Barinda tidak beroperasi.
Hal serupa berlaku untuk PO Lintas Raya yang sebelumnya tercantum memiliki jadwal pukul 09.36, 13.38, dan 19.56 WITA.
Terdapat keterangan bahwa armada tersebut juga tidak beroperasi.
Karena itu, keberadaan nama perusahaan otobus dalam daftar jadwal tidak otomatis berarti armada tersebut masih melayani perjalanan. Masyarakat disarankan memeriksa kembali status operasional dan jadwal terbaru di terminal.
Baca juga: Dishub Tegaskan Larangan Parkir Liar di Teras Samarinda Tahap II, Pengunjung Diarahkan ke Pasar Pagi
Penumpang Perlu Siapkan Biaya Tambahan
Kenaikan tarif Rp5.000 mulai 1 September 2026 membuat penumpang perlu menyesuaikan anggaran perjalanan.
Untuk layanan ekonomi non-AC, tarif kini menjadi Rp50.000 dari sebelumnya Rp45.000.
Sementara layanan ekonomi full AC kini bertarif Rp60.000 per penumpang dari sebelumnya Rp55.000.
Dengan tarif baru tersebut, pengguna bus AKDP tetap memiliki pilihan transportasi darat antara Samarinda dan Balikpapan dengan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam melalui Tol Balsam. (*)