TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat (Kalbar) resmi merilis prakiraan hujan hingga 7 September 2026.
Berdasarkan data per Senin 31 Agustus 2026 malam WIB, sejumlah daerah diprediksi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
Sorotan utama ada di wilayah pesisir selatan seperti Ketapang dan Kayong Utara yang berpotensi hujan sedang–lebat pada 5–7 September 2026.
Sementara itu, Pontianak dan Kubu Raya diperkirakan mengalami hujan ringan–sedang sepanjang minggu dengan risiko kabut asap.
Selain itu, beberapa daerah pedalaman seperti Landak, Sanggau, dan Sintang juga diprediksi mengalami hujan sedang–lebat pada 5 dan 7 September.
Daerah lain seperti Mempawah, Bengkayang, dan Sekadau berpotensi hujan sedang, sedangkan Kapuas Hulu dan Melawi cenderung hujan ringan–sedang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, banjir lokal, serta dampak kabut asap yang masih menyelimuti sebagian wilayah Kalbar.
• Daftar Daerah di Kalbar Bakal Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok 3 September 2026
Berikut daerah Kalbar berpotensi hujan hingga 7 September 2026 dilansir Instagram @bmkg_kalbar:
Pontianak = Hujan ringan–sedang sepanjang minggu
Kubu Raya = Hujan ringan–sedang, potensi kabut asap
Mempawah = Hujan sedang–lebat 5 & 7 September
Singkawang = Hujan ringan–sedang
Bengkayang = Hujan sedang–lebat 5 September
Landak = Hujan sedang–lebat 7 September
Sambas = Hujan ringan–sedang
Sanggau = Hujan sedang–lebat 7 September
Sekadau = Hujan sedang
Sintang = Hujan sedang–lebat 5 September
Melawi = Hujan ringan–sedang
Ketapang = Hujan sedang–lebat 5–7 September
Kayong Utara = Hujan sedang–lebat 5–7 September
Kapuas Hulu = Hujan ringan–sedang
• Cuaca Kalbar Besok 2 September 2026 di 14 Daerah! Potensi Hujan Ringan di Dua Kabupaten
Sebelumnya, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan sebagian wilayah Kalbar berpotensi diguyur hujan pada 1-7 September 2026.
"BMKG memperkirakan potensi hujan dengan intensitas sporadis di sebagian wilayah Kalimantan Barat akan ada pada tanggal-tanggal 1 sampai 7 September ini," kata Berton dalam konferensi pers, Selasa 1 September 2026.
Diketahui, hujan sporadis merupakan hujan yang turun secara tidak merata dan hanya berlangsung dalam durasi yang sangat singkat di suatu tempat tertentu.
Berton menegaskan kalau akan ada upaya optimalisasi hujan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
"Jadi ini kalau sudah ada nanti potensi ini tentu kami juga akan memanfaatkan ini mengoptimalkan jatuhnya hujan melalui OMC," jelasnya.
(*)