Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Niat pulang setelah mengantarkan keponakannya sekolah, seorang perempuan berinisial SJ (32) di Kota Cirebon, Jawa Barat, justru mengalami kejadian yang tak disangka.
Saat melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor, SJ diduga menjadi korban pelecehan oleh seorang laki-laki yang tidak dikenalnya.
Peristiwa itu terjadi di sekitar Jalan Gunung Kelud, Kota Cirebon, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Berdasarkan keterangan awal korban, seorang laki-laki tiba-tiba mendekatinya saat sedang melintas.
Pria tersebut kemudian diduga melakukan tindakan pelecehan terhadap korban sebelum langsung melarikan diri.
Terkejut dengan kejadian tersebut, SJ tidak hanya diam.
Baca juga: Ramai Kabar Kopdes di Cirebon Berdiri di Tengah Kuburan, Kuwu Cigobang Bantah Narasi Viral
Ia justru berupaya mengejar terduga pelaku sambil meminta pertolongan kepada warga di sekitar lokasi.
Teriakan korban kemudian menarik perhatian masyarakat.
Seorang warga bernama Yahya Fadillah yang berada di sekitar lokasi melihat korban mengejar seorang laki-laki sambil meminta pertolongan.
Yahya kemudian ikut melakukan pengejaran hingga membantu mengamankan terduga pelaku.
Terduga pelaku diketahui berinisial WS (21), warga Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.
Setelah terduga pelaku berhasil diamankan warga, informasi kejadian tersebut diteruskan kepada Krislam, Ketua RW 01 Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.
Pihak RW kemudian berkoordinasi dengan kepolisian karena mempertimbangkan kondisi korban serta perlunya penanganan lebih lanjut atas dugaan tindak pidana tersebut.
Aduan masyarakat mengenai kejadian itu kemudian diterima Polsek Cirebon Selatan Timur (Seltim) melalui Layanan Polisi 110.
Mendapat laporan tersebut, personel piket Reskrim bersama piket QR langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas melakukan pengecekan awal sekaligus mengamankan terduga pelaku.
Baca juga: Viral Kopdes Merah Putih di Pasaleman Cirebon Berdiri di Tengah Pemakaman
Korban dan saksi juga dibawa untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur kepolisian.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M Aris Hermanto mengatakan, kecepatan personel dalam merespons laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan.
"Kecepatan personel dalam merespons aduan masyarakat menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan dan kepastian penanganan terhadap setiap kejadian yang dilaporkan," ujar Aris melalui keterangan tertulisnya, Selasa (1/9/2026) malam.
Menurut Aris, setiap laporan masyarakat menjadi perhatian kepolisian, terlebih ketika berkaitan dengan perlindungan terhadap perempuan.
"Setiap aduan masyarakat menjadi perhatian kepolisian, dan respons cepat dilakukan agar korban memperoleh perlindungan serta perkara dapat segera ditangani sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya.
Setelah pengecekan awal dilakukan, korban, saksi dan terduga pelaku kemudian dibawa ke Polres Cirebon Kota.
Mereka selanjutnya menjalani proses penanganan lebih lanjut oleh unit yang berwenang.
Aris juga mengapresiasi masyarakat yang segera memberikan informasi kepada polisi setelah mengetahui kejadian tersebut.
Menurutnya, laporan masyarakat menjadi salah satu bagian penting agar petugas dapat segera hadir dan mengambil tindakan sesuai kewenangannya.
Baca juga: Dedi Mulyadi Bentuk Tim Investigasi untuk Telusuri Isu Pelecehan yang Mencatut Nama Wabup Sumedang
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian.
"Kami mengapresiasi masyarakat yang segera menyampaikan aduan dan membantu memberikan informasi awal, karena sinergi tersebut sangat membantu kepolisian dalam merespons kejadian secara cepat dan tepat," jelas dia.
Kepolisian memastikan dugaan perkara tersebut ditangani lebih lanjut melalui unit yang berwenang di Polres Cirebon Kota sesuai prosedur yang berlaku.