Berbicara secara eksklusif di Beast Mode Podcast setelah menjuarai penghargaan PFA Players' Player of the Year, kapten Manchester United Bruno Fernandes membagikan kisah lucu tentang pesepakbola favorit putranya. Dalam perbincangan dengan pembawa acara Adebayo Akinfenwa, yang merupakan pendukung Liverpool sejak kecil, playmaker asal Portugal itu mengakui keterkejutannya saat mengetahui anaknya sendiri lebih ingin meniru gelandang The Reds, Dominik Szoboszlai. Fernandes juga berbicara tentang kebanggaannya setelah memecahkan rekor assist sepanjang masa di Liga Primer.
Persaingan sengit sepakbola yang memudar di mata anak-anak
Rivalitas bersejarah antara Manchester United dan Liverpool merupakan salah satu garis pemisah paling fanatik dan tak kenal kompromi dalam sepakbola dunia. Bagi para profesional yang membela salah satu dari kedua klub itu, batas persaingan tersebut sangat mutlak. Namun, kepolosan masa muda sering kali tidak terlalu memedulikan loyalitas klub yang sudah mengakar begitu dalam.
Baru saja dinobatkan sebagai PFA Players' Player of the Year, kapten United Fernandes kini mendapati dirinya menghadapi situasi persis seperti itu. Sang playmaker Portugal telah mengukuhkan statusnya sebagai pahlawan era modern di Old Trafford, tetapi rumah tangganya sendiri rupanya tidak kebal terhadap pesona deretan bintang lini tengah Anfield saat ini.
Fernandes bereaksi terhadap kegemaran putranya pada Szoboszlai
Dalam wawancara eksklusif dengan Adebayo Akinfenwa di episode spesial Beast Mode On Podcast, Fernandes mengungkap rival tak terduga di Liga Primer yang saat ini memikat imajinasi putranya.
Setelah legenda Wycombe Wanderers itu, yang juga pendukung Liverpool sejak kecil, mengakui bahwa putranya yang berusia 11 tahun justru mengidolakan kapten United tersebut, Fernandes lalu membalas dengan anekdot lucunya sendiri. Bintang Portugal itu menceritakan bagaimana sesi bermain bola di rumah baru-baru ini membuatnya sadar bahwa anaknya ternyata penggemar jimat The Reds tersebut.
Ia berkata: "Kemarin putra saya sedang bermain sepakbola dan dia bilang kepada saya bahwa dia adalah Szoboszlai. Ketika dia mengatakan Szoboszlai, saya langsung seperti; 'Apa?!'"
Standar pribadi di atas penghargaan individu
Produktivitas kreatif Fernandes yang luar biasa di lapangan telah menegaskan warisannya di antara para playmaker terbaik sepanjang sejarah Liga Primer. Setelah memantapkan diri sebagai sumber kreativitas utama United, pemain Portugal itu merefleksikan momen bersejarah ketika ia melampaui Thierry Henry dan Kevin De Bruyne untuk memecahkan rekor assist gabungan mereka yang telah bertahan lama.
Ia berkata: "Jelas itu sangat spesial, memecahkan rekor yang sudah ada selama bertahun-tahun. Kevin mampu menyamai itu dan bagi saya itu sesuatu yang luar biasa. Pada hari saya mencatat 14 atau 15 assist, jumlah tertinggi saya di Liga Primer, bagi saya itu sendiri sudah merupakan sebuah pencapaian."
Fernandes menegaskan bahwa peningkatan diri secara terus-menerus tetap menjadi ambisi utamanya, bukan memburu tonggak individu. Ia menambahkan: "Yang saya tanamkan pada diri saya adalah menjadi versi yang lebih baik dari diri saya sendiri dan bukan mencoba mengalahkan orang lain. Lalu, ketika saya semakin dekat, semua orang mulai banyak membicarakannya dan Anda melihat itu, Anda menyadari itu, tetapi itu tidak pernah menjadi tujuan untuk mencoba melewati Thierry dan Kevin. Karena itu adalah bagian dari permainan saya, hal itu datang dengan sendirinya dan saya sangat senang. Saya tidak akan memberi angka (dalam hal penilaian) pada musim yang saya jalani, tetapi secara pribadi itu adalah musim yang sangat sukses."