Membedah Pola Latihan Kebugaran Enzo Fernandez, Si Manusia Rp 5,5 Triliun
GH News September 02, 2026 03:08 PM
Jakarta -

Enzo Fernandez ditebus Manchester City dari Chelsea seharga 125 juta Paun. Padahal, baru tiga tahun lalu Enzo dibeli Chelsea dari Benfica seharga 105 juta Paun.

Dengan dua transfer ini, Enzo sudah dibeli dengan biaya total 230 juta Paun atau sekitar Rp 5,5 triliun. Kepindahannya ke City juga menjadikannya pemain termahal di Inggris bersama Alexander Isak.

Enzo pun menjadi pemain pertama di dunia sepakbola yang dua kali pindah dengan nilai lebih dari 100 juta Paun.

Enzo dan Kebugaran di Sepakbola

Pemain yang lahir pada 17 Januari 2001 ini terbilang ketat dalam menjaga kebugaran tubuhnya, baik itu pola latihan dan makanan. Tak ayal, ia menjadi andalan, baik di klub maupun Timnas Argentina.

Dikutip dari Gazzetta, sejak kecil Enzo memang sudah berbakat dalam mengolah si kulit bundar, namun fisiknya tidak membantu. Ia diketahui berbadan kecil dan gemuk, sampai ada julukan 'el gordo' atau si gendut.

Demi menjaga kebugaran tubuh untuk bisa bersaing di kompetisi elit, Enzo melakukan sesi latihan ganda atau tambahan secara pribadi, dan diet yang terpantau.

"Dietnya sangat ketat tetapi bervariasi. Dia bisa makan daging merah, daging putih, atau ikan, sementara karbohidrat termasuk sekitar 120 gram beras basmati atau pasta bebas gluten," kata Ricardo Ortiz, koki timnas Argentina.

"Saus tomatnya 100% alami, sementara dia makan segala sesuatu mulai dari bayam hingga selada hingga brokoli."

Senada, ahli gizi Jose Blesa yang bekerja dengan Enzo di Piala Dunia mengatakan bahwa pola makan sang atlet benar-benar diperhitungkan, serta diselaraskan dengan jadwal pertandingannya.

"Banyak orang berpikir itu hanya tentang makan sepiring pasta yang enak setelah pertandingan, tetapi ada lebih dari itu. Kami dengan cermat memilih berapa banyak dan karbohidrat apa yang kami konsumsi dan pada waktu apa untuk mengisi kembali otot. Hidrasi adalah poin kunci lainnya," kata Blesa.

Pemulihan Enzo berlanjut dengan mandi es, istirahat, dan tidur. Ini merupakan recovery yang penting usai menjalani hari yang padat.

Enzo sendiri mengaku bahwa poin penting dalam pemulihannya adalah mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas. Ia selalu bangun pagi dan tidur antara pukul 8 atau 9 malam.

"Saya juga memakai gelang pintar yang mengukur detak jantung saya dan kualitas tidur serta pemulihan saya," kata Enzo.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.