ABK yang Diduga Bakar Kasur Hingga Menjalar ke Kapal Kini Belum Ditemukan di Laut Aru
Mesya Marasabessy September 02, 2026 09:54 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - 27 hari sudah proses pencarian salah seorang Anak Buah Kapal (ABK) dalam insiden kebakaran kapal di tengah Laut Arafura hingga kini Rabu 2 September 2026 tidak ditemukan. 

Walaupun telah dihentikan proses pencarian selama 7 hari awal sejak insiden kejadian yang terjadi tepat pada Kamis 6 Agustus 2026. 

Namun, informasi korban itu belum dapat dipastikan keberadaannya. 

Peristiwa itu awalnya hanya cuman soal kemudi kapal. 

Namun, teguran Nahkoda kepada seorang Anak Buah Kapal (ABK) di tengah Laut Arafura justru berujung kebakaran kapal hingga orang yang diduga memicu kejadian loncat ke Laut dan menghilang hingga kini. 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar Perairan Pulau Eno, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku.

“Belum dapat sampai sekarang,” ungkap Kepala Unit Siaga SAR Dobo, Gleen Tehupuring saat dikonfirmasi reporter TribunAmbon.com melalui pesan WhatsApp.

“Sudah 3 Minggu yang lalu ,kita Basarnas cumah 7 hari pencarian dari semenjak kejadian,” jelas Gleen. 

Baca juga: Gunakan Banyak KTP untuk Borong BBM Subsidi, Pelaku di SBT Segera Diadili

Baca juga: Margareth Bantah Laporan Pengeroyokan Sebagai Fitnah, Bukti Video hingga Visum Dikantongi Polisi

Bermula Peristiwa

Kisahnya bermula saat Nahkoda KM. Jimy Indah 08 meminta seorang ABK mengambil alih kemudi karena hendak ke toilet. 

Saat berada di toilet, Nahkoda merasakan kapal bergerak tak terarah dan berbelok-belok. 

Ia kemudian keluar dan menegur ABK yang memegang kemudi itu. 

Teguran itu diduga membuat sang ABK tersulut emosi. 

Ia kemudian diduga membakar kasur milik Nahkoda yang berada di ruang kendali kapal. 

Api yang awalnya membakar kasur kemudian membesar dan menjalar hingga membuat KM. Jimy Indah 08 terbakar. 

Saat situasi semakin genting, untung saja ada kapal yang sementara berlabuh dikawasan tersebut, sehingga nahkoda dan sejumlah ABK lainnya berhasil dievakuasi.

Namun, ABK yang diduga membakar kasur justru melompat ke laut. 

Yang membuat pencarian semakin sulit, ia disebut melompat tanpa mengenakan life jacket. 

Enam hari berlalu, ABK itu belum juga ditemukan. 

Berlayar dari Bali

KM. Jimy Indah 08 diketahui berlayar dari Bali menuju wilayah penangkapan ikan di Laut Arafura. 

Pasca kebakaran, aparat kepolisian berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD, Dit Polairud Polda Maluku, Pelabuhan Perikanan Dobo DAN PSDKP Dobo. 

Peristiwa yang bermula dari persoalan di ruang kemudi itu kini menyisakan dua persoalan sekaligus, Kapal terbakar dan seorang ABK yang belum ditemukan setelah terjun ke laut. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.