SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC dikabarkan bakal kedatangan pemain senior yang memiliki pengalaman tampil di Liga 2 untuk memperkuat skuad Elang Andalas menghadapi kompetisi Liga Nusantara 2026/2027.
Menariknya, pemain yang disebut sudah menyatakan kesiapannya bergabung tersebut merupakan mantan wing-back Sumsel United.
Asisten Pelatih sekaligus Analis Sriwijaya FC, A. Rachim Gema atau Coach Argema, mengungkapkan bahwa sejumlah pemain senior dengan pengalaman Liga 2 telah menyatakan minat untuk bergabung dengan Sriwijaya FC.
"Beberapa pemain senior yang sudah ada CV Liga 2 itu sudah menyatakan siap untuk bergabung. Salah satunya mantan eks Sumsel United," ungkap Coach Argema kepada Sripoku.com, Rabu (2/9/2026).
Menurut Coach Argema, identitas pemain tersebut sudah diketahui tim pelatih. Namun, kedatangannya ke Palembang masih menunggu keputusan manajemen Sriwijaya FC terkait perekrutan pemain.
"Namanya sudah siap menyatakan gabung, apabila kita sudah siap untuk mengontrak pemain dalam waktu dekat. Posisinya wing-back. Tinggal dari Sriwijaya FC, kalau SFC siap mengontraknya, dia akan datang," jelasnya.
20 Pemain Trial Sriwijaya FC Jalani Tes Fisik
Sementara itu, sebanyak 20 pemain trial Sriwijaya FC menjalani tes fisik sebagai bagian dari seleksi tahap kedua di Palembang, Rabu (2/9/2026).
Tes fisik tersebut dipimpin langsung Head Coach Sriwijaya FC Oktavianus bersama jajaran tim pelatih, yakni Pelatih Kiper Ferry Rotinsulu, Analis Coach Argema, Asisten Pelatih M Ali Ramadon, dan Asisten Pelatih Kiper Ikhsan Alkarima.
Tes tersebut menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kondisi kebugaran para pemain yang masih bertahan dalam proses seleksi.
Oktavianus mengatakan, tes fisik yang diberikan mencakup sejumlah aspek, di antaranya strength dan agility.
Dari hasil tes awal, ia menilai kondisi fisik sebagian besar pemain masih berada jauh di bawah standar yang dibutuhkan pesepakbola profesional.
"Ini latihan fisik dalam bentuk tes awal dari fisik anak-anak. Ada bentuknya yang strength, yang agility. Memang terlihat kemampuan awal fisik anak-anak ini masih jauh di bawah standar. Ada yang di level cuma 4, ada yang 5, 6," ungkap Oktavianus.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari pola latihan para pemain selama ini yang dinilai belum dilakukan secara konsisten.
"Jadi masih sangat jauh di bawah standar. Di latihan perdana ini kita tahu selama ini anak-anak tidak pernah kontinu latihan. Mereka datang hanya latihan individual di rumah atau di tempat kampung mereka masing-masing," katanya.
Oktavianus juga melihat adanya sejumlah pemain yang tidak mampu menjaga kondisi fisiknya secara konsisten.
Bahkan, sejak awal tes, beberapa pemain mulai mengalami penurunan stamina dan tidak mampu menyelesaikan seluruh rangkaian latihan secara maksimal.
"Tidak maksimal, tidak kuat lagi," pungkasnya.
• Iwan Setiawan Meninggal Dunia, Sriwijaya FC Berduka, Joe Berry Ungkap Video Call Terakhir
Latihan Fisik Berlangsung Lima Hari
Presiden Sriwijaya FC Mohammad David mengatakan latihan fisik tersebut sengaja diberikan setelah para pemain sebelumnya menjalani sejumlah pertandingan uji coba dan mendapatkan waktu istirahat selama tiga hari.
"Karena sudah beberapa kali uji coba dan latihan game dan juga telah rest selama tiga hari, maka beberapa hari beruntun ini akan dilakukan tetap latihan fisik untuk melihat kebugaran para pemain," kata Mohammad David.
Ketua Askot PSSI Palembang tersebut menegaskan kondisi fisik menjadi salah satu aspek penting yang harus dimiliki pemain Sriwijaya FC sebelum menghadapi kompetisi Liga Nusantara 2026/2027.
Menurutnya, kemampuan teknik saja tidak cukup apabila seorang pemain tidak memiliki stamina dan kebugaran yang memadai.
"Kita bisa lihat latihan tadi ada yang mengalami mual, karena bentuk fisiknya keras. Namanya juga latihan untuk persiapan Liga. Jadi para jajaran coach sudah mempersiapkan diri teknis untuk latihan fisik ini. Program ini mungkin berjalan untuk lima hari ke depan," kata CEO David FC tersebut.