SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Unggahan jual beli lahan kavlingan di kawasan Talang Betutu, Rimbo Mulyo, Palembang, mendadak viral di media sosial Facebook.
Unggahan tersebut menjadi sorotan karena lahan yang ditawarkan untuk dijual tampak berwarna hitam pekat seperti bekas terbakar.
Dalam foto yang beredar, terlihat hamparan lahan kosong dengan permukaan tanah dan vegetasi yang menghitam. Di lokasi tersebut juga telah berdiri plang informasi penjualan tanah kavlingan.
Lahan itu ditawarkan dengan harga Rp25 juta dan disebut dapat dibeli secara tunai maupun kredit.
"Di jual kavlingan investasi yg pasti! Harga cukup 25jt cash/kredit, lokasi Talang Betutu Rimbo Mulyo," demikian keterangan dalam unggahan pemasaran yang beredar di Facebook.
Informasi penjualan tersebut kemudian menyebar ke sejumlah grup jual beli dan marketplace Facebook.
Kondisi lahan yang tampak seperti baru terbakar serta kemunculan plang penjualan membuat warganet mempertanyakan apakah pembakaran berkaitan dengan proses pembersihan lahan atau land clearing.
Apalagi, isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat ini tengah menjadi perhatian di Sumatera Selatan, termasuk Kota Palembang.
Meski memunculkan berbagai dugaan di media sosial, kemunculan plang penjualan di atas lahan yang tampak bekas terbakar tidak serta-merta membuktikan adanya hubungan antara kebakaran dengan aktivitas penjualan tanah.
Hingga saat ini, belum ada bukti hukum maupun pernyataan resmi dari pihak berwenang yang menyatakan bahwa lahan tersebut sengaja dibakar.
Begitu pula belum terdapat keterangan resmi yang memastikan pembakaran dilakukan sebagai bagian dari proses pembersihan lahan sebelum dijual menjadi kavlingan.